karebaindonesia.id,- Warga net sempat dikejutkan dengan penemuan mayat tergeletak bersimbah darah dengan luka tusukan di pinggir jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada  Jumat, 11 Juli 2020 Beberapa waktu yang lalu dan diketahui seorang editor Metro TV.

Pada hari Sabtu 25 Juli 2020, pihak kepolisian mengungkap perkembangan penyidikan, korban diketahui bernama Yodi Prabowo selaku editor dari stasiun televisi Metro TV. Polda Metro Jaya menduga luka tusuk pada tubuh Yodi akibat dari bunuh diri yang dilakukannya. Yodi ditemukan dengan luka tusuk pada bagian dada dan leher. Polisi sempat menyelidiki CCTV yang berada di Ace Hardware yang mengungkapkan bahwa saudara Yodi Prabowo hendak membeli pisau.

Kejadian bunuh diri Yodi Prabowo diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.00-02.00 WIB Rabu 8 Juli 2020. Diduga Yodi terakhir terlihat di kantor pada hari Selasa pukul 22.27 WIB. Di tempat kejadian, polisi hanya menemukan barang-barang yang ada di dompet Yodi berupa KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat berwarna putih, STNK, dan uang sebesar Rp.40.000. bukan hanya itu, polisi  juga sempat menyelidiki Handphone miliknya, namun tidak ada pesan yang bernada ancaman untuk Yodi.

“Dalam kasus bunuh diri ini korban mengalami depresi dan penyalahgunaan obat-obatan, hal ini berdasarkan hasil tes urine sehingga  berefek pada risiko bunuh diri,” ungkap Reza selaku Psikologi Forensik pada hari Sabtu (25/7/2020). Dilansir dari Gelora.com pada hari Minggu (26/7/2020).

Reza menambahkan bahwa dengan mengonsumsi obat-obatan terlarang akan memiliki pengaruh yang sangat hebat hingga mengalami drug-induced psychoisis yaitu kondisi seseorang tidak bisa mengontrol perilakunya sendiri.

Sumber Gambar : Serambi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *