Tangkapan layar kegiatan IMM Makassar.


Makassar, karebaindonesia.id – Dialog Interaktif yang dilakukan oleh Bidang Lingkungan Hidup PC IMM Makassar, dengan membincang “Makassar Tidak Rantasa.”? Zoom, 09/06/202.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh kakanda Muhammad Resky (WALHI Sul – Sel)
“Bukan 4 atau 5 ton sampah tetapi 600-700 ton per 24 jam dalam per hari sampah, yang dibawa ke TPA Antang dan ini harus menjadi kegelisahan kita bersama, ketinggian sampah di TPA Antang kini mencapai 26 meter.” Pungkasnya.

Tidak hanya itu, tokoh muda Kader Hijau Muhammadiyah juga mengharapkan bahwa; “Untuk mengubah persepsi mengenai sampah yang di anggap hanya barang tak berguna tetapi bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Dan, membangun kesadaran pablik itu adalah dasar untuk mencapai lingkungan hidup yang bersih. Mengantisipasi sampah sejak dari sumbernya. Ruang terbuka hijau belum terpenuhi seusi dengan peraturan daerah (PERDA).” Tambahnya (Muh. Asratillah).

karebaindonesia.id

Indira Mulyasari selaku (Wakil Ketua Umum DPD KNPI SUL SEL) pun memberikan komentar atas perilaku masyarakat harus lebih beretika dalam bertindak sehingga sampah bisa di minimalisir. “Masih banyak lorong lorong dimakassar yang di penuhi sampah. Rekontruksi pemikiran masyarakat,” harapnya.

Saya berharap Dengan terbentuknya bidang lingkungan hidup di pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Tentunya harus bisa Membangun konsep serta gerakan advokasi mengenai persoalan serta isu Lingkungan Hidup Nasional maupun Internasional.

Adapun dialog interaktif perdana bidang lingkungan hidup ini ini selain dari merefleksi hari lingkungan hidup dunia pada tanggal 5 Juni, ini adalah tahap awal untuk kami di bidang lingkungan hidup Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Makassar, untuk memperkenalkan kepada seluruh kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Makassar akan bidang baru ini.

Kemudian akan memasifkan gerakan dengan metodoligi membuat penelitian secara sistematis kemudian mengadvokasi dalam bentuk pengawalan dalam setiap kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh pemerintah mengenai lingkungan hidup.

Saya berharap Dengan terbentuknya bidang lingkungan hidup di pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Tentunya harus bisa Membangun konsep serta gerakan advokasi mengenai persoalan serta isu Lingkungan Hidup Nasional maupun Internasional.

Dalam dialog tersebut, Ketua Bidang Lingkungan Hidup juga menambahkan bahwa; “Saya berharap Dengan terbentuknya bidang lingkungan hidup di pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Tentunya harus bisa Membangun konsep serta gerakan advokasi mengenai persoalan serta isu Lingkungan Hidup Nasional maupun Internasional.” Tambah Mustakim (KABID LH PC IMM Makassar).

(Wanharun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *