Nur Ilmi, S.Pd., M.Pd (Dosen UNM)

Pare-pare, Karebaindonesia.id — Program Kemitraan Masyarakat (Selanjutnya disebut PKM) Pelatihan Pembelajaran Tematik Integratif adalah program pengembangan kompetensi pengajaran yang menyasar para pendidik terutama pada tingkatan sekolah dasar.

Tujuan dari terlaksananya PKM Pelatihan Pembelajaran Tematik Integratif memberikan materi kepada guru mengenai pembelajaran tematik integratif. Mengingat kurikulum yang berlaku saat ini adalah Kurikulum 2013, yakni kurikulum yang kaitannya sangat erat dengan pembelajaran tematik integratif. Olehnya itu perlu adanya pelatihan pembelajaran tematik integratif agar guru mampu memahami dengan baik pembelajaran tematik dan integratif di sekolah dasar.

Pelatihan ini selain diikuti oleh guru di SD Negeri 35 Parepare juga diikuti oleh mahasiswa PGSD Kampus V Parepare sebagai bentuk pengenalan pembelajaran tematik integratif di sekolah dasar.  PKM Pelatihan Pembelajaran Tematik Integratif bagi Guru di SD Negeri 35 Parepare ini terlaksana sejak 30 Juni 2020 – 4 Juli 2020.

Adapun pemberian materi pelatihan dilaksanakan secara daring (online) dengan memanfaatkan Aplikasi ZOOM Meating dan Googleclasroom. Selain itu grup whatshaap juga digunakan sebagai salah satu alternatif penyampaian informasi terkait kegiatan.

Materi yang diberikan terkait dengan pembelajaran tematik integrative, yakni penjelasan mengenai pembelajaran tematik integratif, pembelajaran saintifik, penilaian kurikulum 2013 dan penyusunan RPP.

Salah satu peserta PKM yakni Ibu Rahmatullah, S.Pd. yang juga menjabat sebagai Pelaksa Tugas (Plt) di SD Negeri 35 Parepare mengemukakan pemberian materi tersebut menguatkan kembali ingatannya tentang pelaksanaan kegiatan serupa, walaupun demikian kegiatan yang terlaksana sangat berarti menumbuhkan motivasi di tengah pandemi Covid-19.

“Sebenarnya materi ini bukan hal baru bagi kami, sebelumnya kami sudah mengikuti pelatihan yang serupa, tetapi sudah lama sekali sehingga kami agak lupa dengan materi tersebut. Kami sangat bersyukur akan adanya pelatihan ini. Materi yang diberikan terstruktur sehingga kami mulai mengingat kembali materi-materi yang sempat terlupa. Mudah-mudahan kami bisa termotivasi dan dapat kami implementasikan di Sekolah”

Meski sebenarnya sudah ada pelatihan yang serupa, namun kegiatan ini sangat penting diberikan untuk merawat pengetahuan para pendidik mengenai Pembelajaran Tematik Integratif. Harapan dengan adanya pelatihan-pelatihan positif seperti ini dapat memberikan bekal bagi guru-guru dalam melaksanakan pengajaran di sekolah. Di sisi lain, dengan adanya pelatihan-pelatihan serupa akan memperkukuh kemampuan pengajaran dan mengasah daya adaptasi para pendidik sesuai dengan perubahan kurikulum dan kebutuhan zaman.

Nur Ilmi, S.Pd., M.Pd. Perempuan kelahiran Soppeng 3 Juli 1993 ini adalah Aparatur Sipil Negara yang bekerja sebagai Dosen PGSD UNM (KAMPUS PARE-PARE). Pendidikan sarjananya ditamatkan pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Makassar. Selepas sarjana ia kemudian melanjutkan dan menamatkan pendidikannya pada jenjang magister di Program Pascasarjana UNM dengan mengambil Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *