Takalar, Karebaindonesia.id – Lembaga Pemuda Panrannuangku Peduli Film Seni Budaya dan Sejarah Indonesia (PAMMUNTULI BAJI) menggelar Seminar Nasional Kebudayaan yang bertemakan “Merajut harmoni budaya lokal dalam bingkai bhinneka tunggal ika dari butta panrannuangku” di Pantai Wisata Sampulungang, Takalar, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan ini dimeriahkan oleh penampilan seni tari kreasi pangngadakkang dari sanggar seni Aktaraksia yang berhasil memukau hadirin yang terlibat pada kegiatan tersebut.

Kegiatan ini pula menghadirkan peserta dari beberapa perwakilan komunitas dan masyarakat umum. Di antaranya ialah tokoh aspirasi pemuda seperti Pendiri Rumah Baca Pesisir, Muhammad Yusran dan Pendiri Pondok Baca papulo, Muhammad Ansyar.

Pendiri Rumah Baca Pesisir, Muhammad Yusran, mengatakan bahwa ia sangat bersyukur bisa hadir di kegiatan tersebut

“Saya sangat bersyukur bisa hadir di Kegiatan nasional ini karena begitu banyak nilai-nilai budaya yang saya dapat sebagai bekal pergerakan,” ungkapnya.

Muhammad Yusran pun mengatakan kegiatan ini membuktikan bahwa bangsa perlu sinergitas,

” ini membuktikan bahwa bangsa kota perlu sinergitas dan kolaborasi dari berbagai komponen untuk menyongsong peradaban yang lebih baik,” Lanjutnya.

Berbeda dengan Muhammad Anshar yang mengatakan bahwa sebagai Pemuda Kepulauan Tanakeke ia sangat bangga bisa terlibat dalam kegiatan tersebut,

“Sebagai Pemuda kepulauan tanakeke Saya sangat bangga bisa terlibat dalam kegiatan nasional seperti ini karena begitu banyak ilmu yang saya peroleh dan ini membuktikan bahwa Pemuda tanakeke mampu ikut serta dalam kegiatan skala nasional, Dan ini menjadi langkah awal untuk kemajuan kepulauan tanakeke,” Ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *