Karebaindonesia.id,- Perjalanan melahirkan pemimpin baru DPD I Partai Golkar Sulsel diwarnai banyak tantangan ditengah situasi masa pandemi Covid-19 sehingga pelaksanaan Musda ke X pun diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 6 Agustus 2020.

Musda DPD I Partai Golkar Sulsel berhasil dilaksanakan dan terpilih sebagai ketua Taufan Pawe pada tanggal 7 Agustus 2020 malam. Pasca terpilih Taufan Pawe harus menghadapi perbedaan pandangan di internal Partai berlambang pohon Beringin ini.

Sejumlah kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) melakukan orasi di depan Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel di jalan Bontolempangan, Makassar. Selain itu mereka melakukan pencoretan baliho dan sampai melakukan penyegelan kantor. Rabu, 26 Agustus 2020.

Insiden ini ditengarai oleh adaya perbedaan pandangan yang tidak terima dengan sikap serta cara mengelola organisasi yang dilakukan oleh Taufan Pawe yang cenderung bergerak sendiri dalam penyusunan kepengurusan.

Hal ini dikemukakan salah seorang kader AMPG yang turut hadir dalam aksi tersebut mengatakan bahwa ketua terpilih dan seluruh anggota formatur telah diamanahkan oleh Musda  DPD Partai Golkar Sulsel untuk membentuk kepengurusan selama satu pekan namun, sampai  hari kedelapanbelas , susunan kepengurusan Partai Golkar Sulsel periode 2020-2025 belum juga selesai.

Dalam orasinya juga mengatakan bahwa Ketua terpilih tidak memiki konsen yang serius melibatkan seluruh unsur Kabupaten/Kota yang akan menghadapi Pilkada, ujar kader AMPG yang enggan disebutkan namanya.

Sumber Gambar: fajar.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *