Karebaindonesia.id, – Memulai Kebiasaan Baru. Apakah kita mau terus hidup dengan pembatasan? Tinggal di rumah terus? Sudah pasti jawabannya: Tidak. Tentunya, kita ingin kembali bisa bekerja, belajar, dan bersosialisasi atau aktivitas lainnya agar dapat produktif di era pandemi. Hal ini bisa dilakukan kalau kita beradaptasi dengan kebiasaan baru yaitu disiplin hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat harus terus menerus dilakukan di masyarakat dan setiap individu, sehingga menjadi norma sosial dan norma individu baru dalam kehidupan sehari hari.

Bila kebiasaan baru tidak dilakukan secara disiplin atau hanya dilakukan oleh sekelompok orang saja, maka hal ini bisa menjadi ancaman wabah gelombang kedua. Kebiasaan lama yang sering dilakukan, seperti bersalaman, cipika-cipiki, cium tangan, berkerumun/ bergerombol, malas cuci tangan harus mulai ditinggalkan karena mendukung penularan Covid-19.

Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Theresia Irawati, SKM, M.Kes mengatakan bahwa kita dituntut untuk mampu mengadaptasi/ menyesuaikan kebiasaan baru dimanapun kita berada, seperti di rumah, di kantor, di sekolah, di tempat ibadah, dan juga di tempat-tempat umum, seperti terminal, pasar, dan mal. “Diharapkan dengan seringnya menerapkan kebiasaan baru dimanapun, semakin mudah dan cepat menjadi norma individu dan norma masyarakat,” tulisnya dalam artikel ‘Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru’ pada Jum’at (19/06/2020).

Lanjut Theresia, dengan demikian, kita bisa bekerja, belajar, beribadah dan beraktivitas lainnya dengan aman, sehat dan produktif. Adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud adalah:

  1. Sering cuci tangan pakai sabun
  2. Pakai masker
  3. Jaga jarak
  4. Istirahat cukup dan rajin olahraga
  5. Makan makanan bergizi seimbang

“Inilah pesan kunci yang perlu dilakukan secara disiplin, baik secara individu maupun kolektif agar tujuan yang dimaksud dapat tercapai. Saatnya menjadi pelopor adaptasi kebiasaan baru. Salam sehat,” tutup Theresia Irawati.

7 thoughts on “Adaptasi Kebiasaan Baru, Kenapa Tidak?”
  1. 807375 783380Following study numerous the websites with your website now, and that i genuinely appreciate your method of blogging. I bookmarked it to my bookmark web site list and are checking back soon. Pls have a look at my web page likewise and let me know in the event you agree. 791556

  2. 206278 209986A person essentially help to make seriously articles I would state. This is the very first time I frequented your site page and thus far? I surprised with the research you produced to make this certain publish incredible. Great job! 716643

  3. 151364 867295Hey very good blog!! Man .. Beautiful .. Incredible .. I will bookmark your web site and take the feeds alsoIm satisfied to seek out numerous beneficial info here inside the post, we want develop far more techniques on this regard, thanks for sharing. 503589

  4. 687752 482726You produced some decent points there. I looked on the net to the issue and found most people go together with together together with your internet web site. 546329

  5. 455953 320440It is hard to search out knowledgeable individuals on this topic, but you sound like you realize what you are speaking about! Thanks 924652

  6. 565840 10658Naturally I like your web-site, nevertheless you require to check the spelling on several of your posts. A lot of of them are rife with spelling problems and I locate it really silly to inform you. On the other hand I will undoubtedly come again once more! 70692

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi