Zlatan Ibrahimovic, saat kembali ke Milan pertengahan musim lalu.

Milan, karebaindonesia.id – Setelah diusir dari lapangan saat Milan menang 3-1 atas Parma dan ketahuan mengunjungi sebuah restoran yang berada di zona merah Covid.

Atas hal tersebut, pihak klub harus menjelaskan bahwa itu adalah untuk keperluan bisnis. Hingga ini, media Swedia, Aftonbladet, mengklaim bahwa Ibrahimovic terancam tidak bisa main bola lagi.

Hal itu disebabkan karena ia memiliki saham 10% di perusahaan judi, Bethardcom. Ini melanggar kode etik FIFA dan UEFA, yang melarang pemain yang bermain dalam kompetisi mereka memiliki kepentingan finansial di perusahaan judi.

Erik Skarp, CEO Bethard, mengkonfirmasi kepada media Swedia tersebut bahwa Ibrahimovic masih memiliki saham di Gameday Group PLC, pemegang saham tunggal Bethard. Sesuai peraturan, Ibrahimovic dapat diskors dari sepak bola dan akan berlaku untuk semua kompetisi UEFA dan FIFA, termasuk kualifikasi Piala Dunia dan kompetisi di bawah naungan UEFA yang diikuti Milan.

Dalam peraturan tersebut tertulis bahwa mereka yang melanggar akan dikenai denda €100rb dan dilarang beraktifitas di semua hal yang berhubungan dengan sepak bola selama maksimal tiga tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *