Aceh, karebaindonesia.id – Sekumpulan massa di Kota Banda Aceh, Aceh terlihat mengibarkan bendera Bulan Bintang yang identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada Jumat, 4 Desember 2020 lalu.

Diketahui, pengibaran bendera tersebut dilakukan dalam rangka Milad GAM ke-44 tahun.

Setelah massa melakukan konvoi di jalan dan sampai di Masjid Raya Baiturrahman untuk menaikkan bendera tersebut, aparat TNI dan Polri yang telah berjaga di lokasi bergerak cepat menghadang massa.

Selain itu, pihak TNI dan Polri juga mencopot satu per satu bendera di jembatan layang yang dipasang massa saat konvoi.

Komandan Kodim 0101/BS, Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti mengatakan bahwa sekitar ratusan massa yang berkonvoi itu hanya menyampaikan aspirasi saja. Meski demikian, bendera GAM itu harus diamankan dengan tujuan meminimalisir kegaduhan di tengah masyarakat.

“Mereka mengatakan ikrar bahwa bendera mereka bukanlah bendera separatis. Tapi saya sampaikan tidak ada bendera selain bendera merah putih,” ungkapnya kepada wartawan.

Informasi, GAM adalah organisasi yang didirikan oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro pada 4 Desember 1976 yang mengangkat senjata untuk memisahkan Aceh dari Indonesia.

Meski setelah 29 tahun berperang, GAM memutuskan sepakat untuk berdamai dengan RI di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *