Makassar, Karebaindonesia.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Konferensi Pers (Press Release) pengungkapan kasus narkotika yang dirangkaikan pula dengan pemusnahan barang bukti narkotika di Lobby kantor BNNP Sulsel pada Rabu, 11 November 2020 pagi tadi.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dihadiri Kepala BNNP Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Ghiri Prawijaya, Kabid Pemberantasan Kombes Pol. Agustinus Sollu, Aspidum Kejati Sulsel Yudi Inrda Gunawan, Kajari Makassar Andi Sundari, Kasi Narkotika Bea Cukai Sulbagsel Emil, Ketua Pengadilan Negeri Makassar, serta perwakilan Dirresnarkoba Polda Sulsel.

Foto : Barang bukti narkotika yang diamankan pihak BNNP Sulsel

Dalam paparannya, Kepala BNNP Susel menjelaskan tentang pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti Ganja sebanyak 6,446 Kg dan mengamankan tersangka sebanyak 8 orang di tiga tempat yang berbeda dengan rincian;

1. LKN Nomor 11/X/2020/BNNP-SS
Waktu kejadian pada Kamis, 29 Oktober 2020. Tempat kejadian di Jalan Saputan, Desa Sorowako, Kec. Nuha, Kab. Luwu Timur. Tertangkap 2 orang tersangka atas nama DTT (24 tahun), dan FF (22 tahun) dengan barang bukti yang diamankan berupa ganja seberat 446 gram.

2. LKN Nomor 12/XI/2020/BNNP-SS
Waktu kejadian pada Rabu, 04 November 2020. Tempat kejadian di Jalan A.P. Pettarani No.08, Kel. Tidung Kec. Rappocini, Kota Makassar. Tertangkap 3 orang tersangka atas nama RHN (30 tahun), MIZ (30 tahun), dan MZA (29 tahun) dengan barang bukti yang diamankan berupa ganja seberat 2 kilogram.

3. LKN Nomor 13/XI/2020/BNNP-SS
Waktu kejadian pada Rabu, 04 November 2020, Tempat kejadian di area SPBU Jalan Urip Sumoharjo No.14A, Kel. Karampuang, Kec.Panakkukang, Kota Makassar. Tertangkap 3 orang tersangka atas nama TR (26 tahun), E (26 tahun), dan AA (26 tahun) dengan barang bukti yang diamankan berupa ganja seberat 4 kilogram.

Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol. Ghiri Prawijaya dalam wawancaranya mengatakan bahwa upaya pemberantasan peredaran narkotika harus selalu dilakukan agar tidak merajalela di tengah masyarakat

“Penindakan ini menunjukkan bukti nyata bahwa Bea Cukai Sulbagsel beserta jajarannya bersama BNNP Sulsel tidak lengah dalam upaya memberantas peredaran gelap narkoba meskipun situasi dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Selain itu, juga kita melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 1,40 kilogram yang dimusnahkan dengan menggunakan mobil Incenerator. Hal tersebut merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat dan pertanggungjawaban BNN dalam mengungkap kasus tindak pidana narkotika khususnya di wilayah BNNP Sulsel,” tambahnya.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *