Jeneponto – Bupati Iksan Iskandar hadiri Tim acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-50 dengan mengangkat tema nasional Lima puluh tahun gerakan PKK berbakti untuk bangsa terbagi untuk sesama.

Acara tersebut berlangsung di ruang Pola Panrannuangta, kantor Bupati, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Desember 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati, Paris Yasir, Sekda, Ketua dan wakil ketua TP PKK Jeneponto, para Kepala OPD, pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan PKK Kelurahan dan Desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan dalam sambutannya menyampaikan, tema HKG ke-50 tahun 2022 harus melekat dalam hati sanubari sebagai keluarga besar gerakan PKK.

“Tema itu harus menjadi tekad kita bersama dalam mendedikasikan semua pengabdian dan kiprah kita dalam gerakan PKK untuk ikut serta memajukan dan mensejahterakan masyarakat dan juga untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia, khususnya kemajuan daerah Jeneponto yang kita cintai ini,” terang Hj Hamsiah Iksan.

Lebih lanjut, Hj Hamsiah Iksan menyampaikan, Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia. Dampaknya sungguh luar biasa, tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

“Untuk itu kita perlu mendukung kebijakan Pemerintah dalam pengendalian Covid-19 itu dengan cara ikut menjaga situasi yang kondusif di dalam keluarga, maupun lingkungan kita. Hal seperti itu harus di implementasi dari Bakti Gerakan PKK untuk bangsa, dan berbagi untuk sesama,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Hj Hamsiah Iksan mendorong penggerak PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada Kader-Kader PKK termasuk Kader Dasawisma.

“Karena kepada merekalah sesungguhnya terletak fungsi kinerja dan program-program PKK, agar tetap selaras dengan program-program Pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah haruslah mampu menyelaraskan dengan kebijakan Program Pemerintah.

“Pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi cirri khas tim penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, pasalnya hal itu merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya. Sesungguhnya merupakan potensi pembangunan bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dalam arahannya mengatakan, di usia yang ke- 50 tahun, banyak yang telah dilakukan oleh gerakan PKK dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jeneponto.

“Gerakan PKK itu dapat dilaksanakan karena terciptamya kekompakan, kerja keras dan keberanian serta kinerja PKK,” kelas Iksan Iskandar.

Bupati Jeneponto dua periode itu juga menyorot terkait dengan tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto, yakin sekitar 14, sekian persen.

“Masih banyak di Jeneponto orang miskin tercatat ada 14, sekian persen orang miskin di Jeneponto, untuk itu, kepada TP PKK harus bersinergi untuk mencari data sebenarnya data kemiskinan dan menvalidkan data kemiskinan,” harapnya.

Selain itu, Iksan Iskandar juga menyampaikan angkan stunting di Kabupaten Jeneponto cukup sangat tinggi di Jeneponto.

“Untuk itu, kami berharap TP PKK harus massif dalam melakukan penanganan dan pencegahan agar stunting di Jeneponto menurun secara cepat,” tandasnya.

Iksan juga berharap TP PKK harus menjadikan lawan dari informasi hoax yang sering membuat resah masyarakat.

“Kita semua adalah konsumen dari perkembangan teknologi, untuk itu marilah kita bijak dalam menggunakan teknologi, jangan terlalu cepat percaya dengan issu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Iksan Iskandar.

By Kareba Indonesia

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

3 thoughts on “Bupati Iksan Iskandar hadiri Tim acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-50”
  1. Dans votre articles il y a des propositions très concrètes. On peut donc avancer. Et d’autres qui demandent un peu de courage politique si rare en la matière. Merci pour ces réflexions.True, I couldn’t get Kenyan food to share in time for the article but will update as I get. And yes Disney has its issues. That is absolutely something you can do. Also Lion King was more inspired by Hamlet as well. The one thing I will give credit where it’s due is that Lion King kept the Swahili in it. They also took a song Mbabe (Lion Sleeps Tonight) which originated in Africa in the 1930sPlease let me know if you’re looking for a article writer for your weblog.You have some really great articles and I believe Iwould be a good asset. If you ever want to take someof the load off, I’d absolutely love to write some materialfor your blog in exchange for a link back to mine.Please blast me an e-mail if interested. Regards!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi