(istimewa)

Makassar, Karebaindonesia.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mengimbau para pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar agar tidak membawa massa saat pengambilan nomor urut.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis (24/09/2020) besok di Hotel Harper Perintis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sudiang, Kota Makassar.

Pada kegiatan tersebut, KPU hanya mengundang sekitar 70 hingga 80 orang. Hal ini disampaikan langsung oleh Komisioner KPU Makassar Divisi Teknis, Gunawan Mashar.

“Kami sudah tegaskan kepada Paslon untuk hanya membawa minimal 10 orang saja. Kami juga memakai ballroom yang paling besar yang bisa memuat 700 orang. Tapi karena covid jadi kami batasi minimal 70-80 orang saja,” beber Gunawan.

“Adapun 70-80 orang itu terdiri dati unsur panitia, KPU, Bawaslu, kandidat, dan Forkopimda,” sambungnya.

Lebih lanjut, KPU menegaskan bahwa pihaknya bakal menerapkan protap Covid-19 yang lebih ketat dari proses pendaftaran sebelumnya.

“Sementara protap covid, kami jauh lebih ketat dari pendaftaran. Semua tim Paslon wajib masker, kaos tangan, face shield serta mik pakai cover. Serta dokumen yang di bawah atau properti itu harus disemprot disinfektan,” kata Gunawan.

Terkait proses pengundian nomor urut, Gunawan menjelaskan bahwa peserta yang mengambil nomor gilir terendah akan diberi kesempatan mengambil nomor urut paling pertama.

“Model pengundian didekatkan dengan tema Covid. Mengambil nomor gilir secara bersama-sama. Yang rendah nomornya paling pertama ambil nomor urut,” pungkas Gunawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *