Makassar, karebaindonesia.id – Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Prof Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus suap proyek infrastruktur pada Minggu (28/02/2021), sejumlah warga sulsel mulai cemas terhadap kejelasan proyek pembangunan stadion Mattoanging Makassar yang diduga bakal kembali bernasib sama seperti Stadion Barombong.

Sedikit disayangkan penangkapan Nurdin terjadi saat ia bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel sedang mengebut proyek pembangunan Stadion Mattoanging Makassar yang diproyeksikan menjadi stadion dengan fasilitas berstandar Internasional. Menilik ke belakang, warga sulsel terkhusus pecinta PSM Makassar memiliki rasa traumatis terhadap pembangunan Stadion Barombong yang sampai saat ini hanya tinggal cerita.

Sejak pertengahan tahun, Pemprov Sulsel telah menganggarkan biaya Rp 1 triliun untuk proyek pembangunan Stadion yang akan menjadi markas kebanggan klub berjuluk Laskar Ayam Jantan dari Timur itu.

“Ini hampir Rp1 triliun tapi tahun ini kita siapkan 200 miliar. Itu akan segera dimulai pembangunan. Jangan tanyakan sisanya, itu dari mana, tanggung jawabnya Gubernur itu pokoknya, poinnya ini harus selesai,” ujar Prof Nurdin ketika meninjau langsung progres hasil taksasi pembangunan Stadion Mattoanging Makassar, Selasa, 28 Juli 2020 silam.

Belum lama setelah hasil taksasi dilakukan, Prof Nurdin kembali menyampaikan proses pembangunan stadion itu dengan memposting desain rancangan stadion yang terlihat megah serta futuristik.

Foto desain Stadion Mattoanging Makassar. Sumber: mediasulsel.com

“Sehubungan dengan banyaknya masyarakat yang menanyakan kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging, khususnya dari suporter setia PSM Makassar, saya ingin menjelaskan kepada kita semua bahwa tahapan pembangunannya terus berjalan hingga saat ini.”
 
“Perlu kami sampaikan bahwa pembangunan Stadion Mattoanging menelan anggaran yang besar, sehingga kami ingin menjaga proyek ini clean and clear, mengikuti seluruh aturan hukum yang ada, hingga pada akhirnya kita bisa mencegah resiko-resiko dalam pelaksanaan pembangunan nantinya.” tulisnya di halaman Facebook resmi Nurdin Abdullah.

Prof Nurdin menargetkan pembangunan stadion bisa selesai di tahun 2022 mendatang. “Target selesai pada tahun 2022. Kami mengharapkan doa dan dukungan segenap pihak agar pembangunan Stadion Mattoanging berjalan lancar, sehingga Sulsel dapat segera memiliki stadion bertaraf internasional,” tambah mantan Bupati Bantaeng itu. 

Setelah kasus korupsi sejumlah proyek infrastruktur yang menimpa Prof Nurdin Abdullah beberapa hari lalu, kejelasan proyek stadion mulai meragukan warga sulsel. Namun sampai saat ini, belum ada kejelasan apakah kasus Nurdin akan berimbas pada proses pembangun Stadion Mattoanging.

Hal ini jelas akan menjadi evaluasi besar bagi Andi Sudirman Sulaiman selaku Plt Gubernur Sulsel menggantikan jabatan Prof Nurdin yang sedang menjalani proses hukum.

Dalam konferensi pers di Makassar pada Minggu malam (28/2), Andi Sudirman menyatakan ingin fokus dalam memperkuat sistem transparansi proyek agar kejadian OTT KPK tidak terulang kembali.

“Semua proses transparansi, akan kami evaluasi. Tujuannya untuk memastikan apakah tidak melanggar undang-undang dan sebagainya,” pungkas Andi Sudirman seperti dilansir di berbagai media.

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

1 thought on “Cemas, Stadion Mattoanging Terancam Mangkrak Setelah Prof Nurdin Jadi Tersangka”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi