Karebaindonesia.id, Maros – Dewan Pendidikan Kabupaten Maros bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Dakwah Wal Irsyad Maros dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muslim Maros mengadakan Diklat Perpustakaan secara rutin.

Untuk pelaksanaan kali ini, Jumat 18 Maret 2022, mengundang Dr. Andi Ibrahim, S.Ag., SS., M.Pd., Dosen Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Secara terjadwal, setiap bulan minimal dilaksanakan satu kegiatan. “Hanya saja, untuk Maret ini dilaksanakan sebanyak dua kali. Sebagai persiapan bahwa di bulan Ramadhan kita fokus untuk ibadah Ramadhan,” kata Ismail, sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Kegiatan Diklat Perpustakaan dilaksanakan sejak Januari 2022, sampai kini sudah terlaksana dengan lancar hingga Maret 2022.

Pelaksanaan Diklat Perpustakaan menjadi sebuah kesempatan untuk mendiseminasi kemampuan mengelola perpustakaan.

“Tidak saja perpustakaan sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Namun, perpustakaan desa dan masjid, juga didorong untuk diwujudkan,” kata Ismail.

Narasumber, Dr. Andi Ibrahim mengemukakan bahwa pengembangan perpustakaan berkelanjutan dapat dilakukan dengan sinergi dan kolaborasi serta keterlibatan pelbagai pihak.

Begitu pula, perpustakaan dapat dikelola dengan wujudnya inovasi dari pengelola.

“Tidak lagi oleh tenaga kependidikan. Tetapi diperlukan tenaga khusus fungsional yaitu pustakawan,” kata Dr. Andi Ibrahim.

Perpustakaan tidak lagi hanya sekadar sebagai kumpulan buku tetapi perlu menjadi instrumen ekosistem pendidikan.

Perpustakaan dibangun dengan adanya kepedulian. Sebuah kepedulian akan mendatangkan kemanfaatan dan juga keterlibatan masyarakat. Dengan adanya kepedulian itu, akan menjadikan perpustakaan sebagai bagian pengembangan masyarakat.

“Ketika perpustakaan sudah menjadi bagian masyarakat, ini akan menjadi instrumen pemberdayaan”, pungkas Andi Ibrahim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi