Karebaindonesia.id – Pasca tragedi pemenggalan kepala yang menewaskan seorang guru yang mengajarkan kebebasan berekspresi tentang karikatur Nabi Muhammad kepada siswanya, kini siswa Muslim Perancis diinterogasi polisi.

Dilansir dari The New York Times, sebanyak 14 siswa Muslim diinterogasi atas komentar yang dianggap sebagai tindakan yang tidak pantas.

Hal itu bermula ketika Sekolah Louis Pasteur melaporkan para siswanya ke polisi.

Diketahui, siswa tersebut mengatakan kepada gurunya atas ketidaksukaan mereka atas kartun yang menyinggung sosok Nabi Muhammad.

Hal itu adalah tanggapan mereka atas pertanyaan yang diajukan oleh gurunya.

Kemudian polisi Perancis melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dalam beberapa pekan terakhir yang berujung pada siswa dan orang tua siswa yang diinterogasi polisi.

Diketahui, anak-anak yang diinterogasi polisi itu telah kembali ke sekolah, walau mereka merasa trauma oleh interogasi yang dilakukan polisi.

Di sisi lain, gambar penggerebekan polisi di rumah anak-anak yang diinterogasi telah tersebar di media sosial dan menuai kemarahan di kalangan Muslim Perancis.

Berdasarkan laporan Kementerian Pendidikan Perancis, sekitar 400 insiden yang sama terjadi di seluruh Perancis yang 150 di antaranya dianggap sebagai upaya untuk membela terorisme.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *