Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Makassar, karebaindonesia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Prof Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel. Saat ini Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif tersebut harus menjalani hari-harinya di Rutan KPK.

Hal tersebut ditanggapi Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat ditemui di ruang sipakatau lantai II Balaikota Makassar, Senin (1/3/2021). Dia meminta semua pihak untuk tidak membully orang-orang yang terkena musibah.

“Yang pertama adalah saya berharap jangan membully orang yang kena musibah, karena belum tentu kita lolos dari musibah,” terang Danny.

Lanjut katanya, kita harus mensupport moral NA agar tetap kuat dan tabah menghadapi masalah tersebut. Kewajiban kita secara moral baik sebagai kultural dan secara agama, kita harus mensupport moral beliau agar tetap kuat dan tabah menghadapi ini.

“Saya harap kepada seluruh penyelenggara negara yang ada di Kota Makassar, untuk mengambil pelajaran yang begitu penting dari peristiwa tersebut,” tutupya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *