Makassar, karebaindonesia.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Advokat dan Pengacara Republik Indonesia (FAPRI) Sulawesi Selatan melaksanakan audiensi dengan Pengadilan Tinggi Makassar di kantor Pengadilan Tinggi Makassar, Jalan Urip Sumoharjo pada Kamis, 1 Oktober 2020 siang tadi.

Ketua DPD FAPRI Sulsel, Hasnan Hasbi mengatakan bahwa tujuan audiensi ini yaitu dalam rangka pengenalan organisasi dan pimpinan DPD tentang keberadaan organisasi FAPRI di Sulsel.

“Kedatangan kami untuk pengenalan organisasi. Kami patut bersyukur karena pihak Pengadilan Tinggi menyambut kami dengan baik,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya membahas mekanisme penyelenggaraan penyumpahan advokat di wilayah Pengadilan Tinggi Makassar.

Pihak DPD FAPRI Sulsel mengatakan bahwa FAPRI bukanlah organisasi tandingan dengan beberapa organisasi advokat lainnya. Namun FAPRI hadir sebagai bentuk demokrasi bagi advokat dalam memilih wadah berhimpunnya sebagai advokat-advokat millenial.

“Ini bukan organisasi tandingan tapi sebagai wadah para advokat-advokat yang ingin mengabdikan diri untuk keadilan,” tambahnya.

Dalam penjelasannya, Hasnan Hasbi menjelaskan bahwa advokat yang akan dijaring atau direkrut nantinya menguasai bidang ilmu hukum, memiliki spesialisasi di suatu bidang ilmu hukum, bermoral, agamais, berintegritas dan profesionalisme sesuai dengan sumpahnya.

Adapun program kerja yang sedang berjalan saat ini adalah pendaftaran PKPA Online, Ujian Profesi Advokat Online dan pengusulan penyumpahan advokat di wilayah Pengadilan Tinggi Makassar.

“Kelebihan dari organisasi ini ialah keunggulan pengoperasian penggunaan teknologi karena seluruh kegiatan organisasi ini menggunakan sistem online. Jadi kita sengaja agar open management system dan calon peserta atau advokat yang ingin bergabung nantinya akan kita perkenalkan secara meluas menggunakan aplikasi ilc.id agar memudahkan masyarakat menemukan advokat yang diinginkannya untuk berkonsultasi terkait perkara-perkaranya,” ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, pihak Pengadilan Tinggi Makassar yang menerima kedatangan DPD FAPRI Sulsel yang terdiri dari Hakim Tinggi H. Makkasau dan Pengurus Bagian Humas Bapak H. Gaffar, berpesan agar organisasi advokat FAPRI DPD Sulsel mampu melakukan perekrutan advokat lebih selektif. Ia berharap anggota yang direkrut adalah orang-orang yang memiliki loyalitasnya tinggi terhadap organisasi dan menghindari merekrut anggota yang punya jejak kriminal demi terciptakan marwah profesi advokat di mata masyarakat tetap baik.

“Kami di pengadilan tinggi mengharapkan advokat yang nantinya disumpah dari organisasi ini (fapri) memiliki integritas, keilmuan dibidangnya dan mewujudkan tujuan hukum yg sesungguhnya demi terciptanya penegakan hukum yang profesional,” kata nya.

Selain Hasnan Hasbi yang menjabat Ketua DPD FAPRI Sulsel yang telah diberikan mandat oleh DPP FAPRI per tanggal 4 september 2020 lalu, pertemuan tersebut didampingi oleh oleh Andi Tanwir A. Mappanyukki selaku Sekretaris , Mawalid selaku Bendahara serta Andi Chaerul Fadli selaku Direktur IT dan Administrasi.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *