Jakarta, karebaindonesia.id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera mendesak Presiden RI, Joko Widodo untuk meminta maaf ke publik setelah dua menterinya menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Sebelumnya, dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam dua kasus berbeda dalam waktu yang berdekatan.

Pertama adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo yang terjerat dalam kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Dan kemudian Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara yang terjerat dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa berupa bantuan sosial (Bansos) penanganan pandemi Covid-19.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Mardani Ali Seda menyatakan bahwa Presiden Jokowi harus meminta maaf ke masyarakat, jangan hanya menyampaikan pernyataan dalam mengingatkan para menteri agar tidak korupsi sebagai respons penetapan dua menterinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berbeda.

“Dua pekan berturut-turut dua menteri jadi tersangka korupsi. Pak Jokowi sebagai presiden yang mengangkat perlu minta maaf ke publik. Tidak bisa hanya menyatakan dari awal jangan korupsi,” katanya lewat pesan singkat pada Senin, 7 Desember 2020 hari ini.

Tambahnya pula, penetapan dua menteri sebagai tersangka korupsi ini juga menjadi bahan evaluasi Presiden Jokowi untuk mewaspadai dan mengkaji ulang sejumlah kebijakan penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

Kebijakan itu seperti pemberian imunitas lewat UU No. 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19. Kebijakan itu mengatur biaya yang dikeluarkan pemerintah selama penanganan bukan kerugian negara tapi sebagai bentuk pemulihan nasional yang terpukul akibat pandemi Covid-19

“Perlu didengarkan lebih dalam soal poin-poin imunitas yang dipersoalkan, seperti biaya yang dikeluarkan tidak dapat dikatakan sebagai kerugian negara sampai segala tindakan termasuk keputusan yang diambil berdasarkan Undang-undang tersebut tidak bisa digugat,” katanya.

Mardani Ali Sera menambahkan bahwa regulasi itu memberikan kekebalan hukum kepada para pejabat negara yang membuat dan menjalankan kebijakan pemerintah. Dia pun juga meminta agar Presiden Jokowi mendengarkan lebih dalam keresahan dan masukan masyarakat terkait situasi terkini.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

2 thoughts on “Dua Menteri Terjerat Korupsi, Mardani Ali Sera: Presiden Jokowi Harus Minta Maaf”
  1. 34797 659973Most suitable boyfriend speeches, or else toasts. are almost always transported eventually via the entire wedding party and are still required to be extremely interesting, amusing and even enlightening together. very best mans speech 28517

  2. 973359 480325Your home is valueble for me. Thanks!? This internet page is genuinely a walk-via for all of the information you necessary about this and didn know who to ask. Glimpse appropriate here, and you l surely uncover it. 574960

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *