Maros, karebaindonesia.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maros bersama Mahasiswa KKN-PL Terpadu Angkatan XXI Universitas Negeri Makassar menggelar Seminar Sejarah Lokal di Baruga Kantor Bupati Maros pada Sabtu, 28 November 2020 pagi tadi.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ini mengangkat tema “Menggali Karakter Kepemimpinan dari Sejarah Raja-Raja Maros”.

Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah narasumber yaitu A. Abd. Waris Tadjuddin Karaeng Sioja (Raja Karaeng Marusu) dan Andi Fahry Makkasau (Sejarawan dan Budayawan Maros).

Kegiatan yang dimoderatori oleh Pengurus KNPI Maros, Ahmad Takbir Abadi ini dihadiri puluhan peserta dari unsur sanggar kesenian, penggiat kebudayaan, mahasiswa, dan OKP/Ormas se-Kabupaten Maros.

Pada kesempatannya, Para narasumber memaparkan pentingnya menjaga sejarah kearifan lokal, sebab di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga.

Andi Fahry Makkasau dalam paparannya, berpesan lewat pesan leluhur, yaitu “Alai Duae Abbeangi Duae”.

“Ambil yang dua, buang yang dua. Apa itu? Ambil dan ingat kebaikan orang lain sama kamu dan keburukan kamu sama orang lain,” jelasnya.

“Buang dan lupakan kebaikan kamu sama orang lain serta keburukan orang lain ke kamu, biarlah Allah Ta’ala yang membalasnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Maros, Asri Said dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan Mahasiswa KKN-PL UNM ini.

“Ini program yang menarik dari adik-adik KKN UNM, mau bersinergi dengan kami sebagai upaya menjaga ingatan sejarah lokal dan nilai-nilai luhur,” ungkapnya.

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *