Karebaindonesia.id,- Front Perjuangan Rakyat Sulawesi-selatan (FPR Sul-Sel) kembali melangsungkan aksi pembetangan spanduk yg bertuliskan” Cabut SK Do Mahasiswa STMIK AKBA” Selasa siang, (07/07/2020).

Aksi pembentangan spanduk ini berlangsung didepan gedung PTUN Makassar Jl. Pendidikan no 1, Tidung, Kec Rappocini, Kota Makassar Sulawesi selatan diikuti oleh mahasiswa dari bebagai kampus yang tergabung di FPR.

Pembetangan spanduk ini sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa yang di Drop Out secara sepihak oleh Pimpinan STIMIK AKBA Makassar.

“Kami dari FPR sul-sel melakukan pembentangan spanduk ini untuk medukung kawan-kawan kami yang di Drop Out dari kampus dan hari ini sedang berlangsung sidangnya,” ujar Supianto selaku koordinator aksi.

Supianto menuturkan kasus Drop Out ini sudah bergulir hampir 2 tahun, sejak di keluarkannya Surat Keterangan Drop Out oleh Pimpinan STMIK AKBA pada petengahan Desember 2019 tapi tak kunjung di cabut dan sampai hari ini kami akan terus berjuang sampai SK itu di cabut.

Aksi Solidaritas FPR Sul-Sel Tolak SK Drop Out Mahasiswa STIMIK AKBA

Aksi protes atas dasar perbaikan fasilitas kampus yang dilakukan mahasiswa Bulan Desember lalu direspon pihak kampus dengan menerbitkan ( SK No.420/SA/SKEP/DO-MHS/XII/19) Tentang pemberhentian (Drop Out/DO) sebagai mahasiswa STMIK Akba Makassar.

SK itu dikeluarkan oleh Wakil Pimpinan III Bagian Kemahasiswaan atas rekomendasi dari Komisi Disiplin (KOMDIS) dan ditetapkan oleh Pak Ketua Pimpinan STMIK AKBA Makassar.

“Kasus DO yang menimpah kawan kami menunjukkan wajah pendidikan yang tidak imiah, demokratis, lebih-lebih mengabdi kepada rakyat dengan alasan mereka menyampaikan aspirasinya malah di direspon oleh pihak kampus sepucuk surat SK DO,” pungkasnya.

Oleh karena itu, lanjut Supianto, akan terus melakukan aksi pembentangan spanduk seiring waktu persidangan dan mengajak seluruh mahasiswa untuk berjuang bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *