Makassar, karebaindonesia.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Diskursus Hak Asasi Manusia (HAM) di Blacksea Cafe, Makassar pada Sabtu (04/12/2021).

Tak tanggung-tanggung, pengurus BEM FAI Unimsuh mendatangkan dua narasumber hebat. H. Syahruddin Yasen (Direktur Lembaga Pendampingan Hukum dan Ahli Penyusunan Peraturan Daerah) dan Syamsuddin Karlos (Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan).

Aris Munandar, Ketua Umum BEM FAI Unismuh dalam pengantarnya menuturkan pentingnya menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dalam rana kampus. Mengingat, baru-baru ini terjadi pelecehan seksual di salah satu kampus yang berada di Riau.

“Salah satu Dosen di kampus tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya pada saat bimbingan proposal,” ungkap Aris Mundar, Mahasiswa semester 7 program studi Pendidikan Bahasa Arab tersebut.

H. Syahruddin Yasen, selaku narasumber pertama menjabarkan kronologi munculnya HAM. Kata dia, di Inggris dahulu telah ada konsep HAM. Terdapat di dalamnya konsep yang membuat ketentuan hak individu.

“Konsep HAM Barat bersifat antroposentris. Berfokus pada kebebasan manusia,” jelasnya.

Lanjut dia katakan, konsep Islam bersifat teosentris. Beban tetapi tetap mengacu pada aturan Islam, yaitu Al Qur’an.

Selain itu, Direktur Lembaga Pendampingan Hukum dan Ahli Penyusunan Peraturan Daerah ini juga menuturkan alasan kenapa banyak pelanggaran HAM di Indonesia. Kata dia, di era sekarang sudah jarang sekali ada kegiatan Diskusi Khusus (Diksus) HAM.

Hal senada dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Syamsuddin Karlos. Kata dia, HAM itu melekat pada diri manusia tanpa memandang ras, agama, ekonomi sesama manusia.

“Kebebasan HAM terikat dengan aturan UUD khususnya pada oknum aparat hukum (TNI/POLRI),” jelasnya.

Lanjut Syamsuddin Karlos, pelaku UUD yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat disebabkan karena banyaknya budaya dan sangat kompleks.

14 thoughts on “Gelar Diskursus HAM, BEM FAI Unismuh Hadirkan Syamsuddin Karlos dan H Syahruddin Yasen”
  1. Hello there! This is kind of off topic but I need some guidance from an established blog. Is it very difficult to set up your own blog? I’m not very techincal but I can figure things out pretty fast. I’m thinking about creating my own but I’m not sure where to begin. Do you have any ideas or suggestions? Many thanks

  2. I have been browsing on-line more than 3 hours as of late, but I by no means discovered any attention-grabbing article like yours. It¦s beautiful value sufficient for me. In my view, if all webmasters and bloggers made just right content as you did, the net will probably be a lot more helpful than ever before.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi