sumber gambar: news.detik.com

Makassar, karebaindonesia.id – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah baru-baru ini telah ditangkap oleh tim KPK. Prof. Nurdin diamankan bersama 5 orang lainnya yakni: Agung Sucipto (Kontraktor, 64 tahun); Nuryadi (Sopir Pak Agung, 36 tahun); Samsul Bahri (Adc Gubernur, Polri, 48 tahun); Edy Rahmat (Sekdis PU Sulsel); dan Irfandi (Sopir Edy Rahmat).

Berdasarkan dari laporan yang beredar, tim KPK telah mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) koper yang berisi uang sebesar Rp. 1 Milyar yang diamankan di Rumah Makan Nelayan, Jalan Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan, tim langsung membawa Prof Nurdin dan rombongan ke Kinik Transit di Jalan Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan Swab Antigen untuk persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanuddin. Tim KPK dikawal oleh 4 orang anggota Detasemen Gegana Polda Sulsel antara lain: Iptu Cahyadi, Bripka. Laode Budi, Briptu. Sardi Ahmad, dan Bripda. M. Syaharuddin.

Kemudian setelah melakukan pemeriksaan Swab antigen, rombongan langsung berangkat ke Jakarta pukul 07.00 Wita menggunakan Pesawat Garuda GA 617.

“Betul, hari Jumat tanggal 26 Feb 2021 tengah malam KPK giat melakukan tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah Sulsel. Kami masih bekerja, belum dapat memberikan penjelasan detail siapa saja dan dalam kasus apa,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021).

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

1 thought on “Gubernur Sulsel Prof Nurdin Ditangkap, Ini Penjelasan Wakil Ketua KPK”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *