Direktur Utama RS Wahidin, dr. Khalid Saleh usai melaksanakan sosialisasi pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020, di RS Wahidin Sudirohusodo, Ahad (06/09/2020).

Makassar, Karebaindonesia.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menggelar sosialisasi pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020.

Ketua KPU Kota Makassar, Farid Wajdi mengatakan bahwa sosialisasi beserta tes kesehatan pada malam ini berjalan dengan lancar.

Adapun, RS Wahidin Sudirohusodo terpilih sebagai lokasi sosialisasi serta pemeriksaan kesehatan para bakal calon yang akan bertarung di Pilwali Makassar nantinya.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan semua bakal calon juga hadir malam ini, adapun besok pemeriksaan kesehatan dan dua hari kedepan pemeriksaan psikologi, itu akan dilaksanakan disini (RS Wahidin Sudirohusodo),” ujar Farid kepada Karebaindonesia.id.

Sementara itu, Direktur Utama RS Wahidin, dr. Khalid Saleh menjelaskan bahwa setiap memasuki tahap pemeriksaan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota selalu didahului dengan sosialisasi.

Selain itu, dalam sosialisasi akan disampaikan hal-hal terkait alur teknis pemeriksaan serta persyaratan pemeriksaan.

“Malam ini pemeriksaan terkait dengan narkoba, sementara pemerikasaan pengambilan sampel urine,” kata dr. Khalid.

“Besok pagi mereka (bakal calon) datang jam 06.30 WITA. Kalau kita hitung kasar, kira-kira pemeriksaan itu sekitar 7-8 jam baru selesai,” tambahnya.

Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Adapun Pemeriksaan yang akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (07/09/2020) yakni :

  1. Anamnesis dan analisis riwayat kesehatan.
  2. Pemeriksaan jiwa (psikiatrik) dan Adiksi NAPZA.
  3. Pemeriksaan Jasmani :
    a. Penyakit Dalam.
    b. Jantung dan pembuluh darah.
    c. Paru.
    d. Bedah.
    e. Urologi.
    f. Ortopedi.
    g. Obsterti Ginekologi.
    h. Neurologi.
    i. Mata.
    j. Telinga, hidung, tenggorokan, kepala dan leher.
    k. Gigi dan Mulut.
    m. Pemeriksaan lapang pandang.
    n. Foto fundus retina.
    o. Transcranial droppler.
    p. TADIR
    q. Laboratorium faal hati sesuai indikasi.
    r. PSA untuk calon pria berusia kurang dari 50 tahun.
    s. Urine.
    t. Uji jalan 6 menit.
    u. Pemeriksaan BTA dan TCM sesuai indikasi.
    v. Lain-lain seusai indikasi.

Lanjut dr. Khalid, usai pemeriksaan kesehatan, sorenya langsung diplenokan, sehingga bakal calon langsung menerima surat keterangan bahwa sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatannya.

“Sorenya langsung diplenokan oleh tim dan pengarah. Hasil dari pemeriksaan itu akan langsung diteruskan ke KPU,” pungkas dr. Khalid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *