Karebaindonesia.id – Ketua Umum Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa (GPAM), Riswandi dan sejumlah perwakilan aktivis lintas sulsel memberikan dukungan moril kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto soal dugaan fitnah kasus suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Dugaan fitnah keterlibatan Agus Andrianto pertama kali disampaikan Ismail Bolong. Namun Ismail Bolong kemudian meralat statmennya yang beredar di media sosial.

Sebelumnya keterlibatan Agus Andrianto juga diungkapkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan mantan Karo Paminal Polri Hendra Kurniawan yang saat ini berstatus terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadi J.

Adapun Hendra menjadi terdakwa dalam kasus obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

“Kan Aneh, kami sebagai aktivis merasa terpanggil tuk memberikan dukungan moril kepada beliau Komjen Agus Andrianto yang kami duga kuat didzolimi dan difitnah,” ungkap Riswandi saat ditanya awak media di Warkop The King Jln Talasalapang Minggu 4 Desember 2022.

Lanjut Riswandi, hal itu bermula dari skenario yang diduga dibuat-buat bekas Karo Paminal Divisi Propam Polri, Hendra Kurniawan yang diduga sengaja merekayasa testimoni pensiunan Sat Intelkam Polres Banjarmasin, Aiptu Ismail Bolong, yang telah memfitnah Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

“Rekayasa video testimoni itu, menyatakan Ismail Bolong menyetor uang kepada Kabareskrim Rp6 miliar dengan tiga tahap, pada tahun 2021 lalu. Tak lama berselang Ismail Bolong akhirnya mengakui dipaksa anak buah Hendra Kurniawan membuat konten yang seperti orang kesurupan.

Sehingga pihak Ismail Bolong pun membantah sekaligus meminta maaf kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Komjen Pol Agus Andrianto juga telah membantah menerima suap atau gratifikasi dari Ismail Bolong.

Senada dengan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mahasiswa Sulsel (IP-Sulsel), juga mengungkapkan bahwa kami menduga ini hanya akal-akalan Ferdy Sambo Cs, agar kemudian pengalihan issu dari kasus pembunuhan Brigadir J yang kenyataannya mampu dibongkar oleh Timsus Polri dan Kabareskrim. Harusnya Pak Agus diapresiasi,” terang Aslam

Lanjut Aslam menerangkan, buat apalagi mau dipercaya pernyataan geng Sambo, kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang sempat menghebohkan sejagat raya itu mereka tutup-tutupi dan Alhamdulillah berhasil dibongkar oleh Komjen Agus Andrianto, bahkan mereka diganjar pasal 340 KUHP, ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” ucapnya.

Dugaan fitnah yang dilakukan Ferdy Sambo dan gengnya terhadap Komjen Agus Andrianto tidak masuk akal dan tidak boleh dipercaya,” jelas Aslam

Ia juga berharap agar publik tidak terbawah opini sesat yang mulai digencarkan Geng Sambo melalui Hendra Kurniawan.

“Kamu mengajak semua kalangan agar tidak terprovokasi atas dugaan opini sesat yang dilontarkan oleh Hendra Kurniawan, dan Sambo. Saya pikir mereka sedang mengalihkan perhatian publik atas kekejaman yang dilakukan oleh Almarhum Brigadir Yusua.” Tutupnya

By Kareba Indonesia

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

1 thought on “Kabareskrim Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, Korban Fitnah Kasus Suap, Selamatkan Institusi Kepolisian”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi