karebaindonesia.id,- Menyukai dunia Game bukanlah sesuatu hal yang salah, tetapi akan menjadi permasalahan apabila seseorang sampai kecanduan yang berlebihan, terlebih pada anak-anak. Para orang tua merasa risau akan anak-anaknya sebab mereka sering menjumpai anaknya lupa terhadap makan, pulang ke rumah, bahkan lupa juga untuk mandi. Semua itu terjadi karena anak-anak kecanduan bermain game online. Game Online yang viral seperti Free Fire, PUBG, dan Mobile lagend. Namun, kerap kali yang dijumpai di lingkungan atau nampak di depan mata merupakan remaja yang bermain free fire. Bentuk game tersebut hampir mirip dengan PUBG, hanya berbeda pada kapasitasnya.

Generasi anak muda zaman sekarang tidak merasa khawatir akan kondisi mereka seperti seringnya begadang karena kecanduan terhadap game online. Hal positif bermain game apabila telah mahir dalam bermain, maka akan menghasilkan pundi-pundi rupiah seperti mengikuti turnament dan mendapatkan hadiah beserta sertifikat. Namun, jika hanya sekedar bermain tanpa berpikir untuk menghasilkan pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan maupun psikologis  serta hal itu menjadi dampak kecemasan pada orang tua setiap anak.

Berdasarkan data yagg diperoleh dari rating aplikasi play store, ada 500 juta + orang yang memainkan freefire, 100 juta + orang yang bermain PUBG, dan ada 100 juta + orang yang memainkan Mobile lagend. Banyak sekali, bukan?

Permainan game online zaman sekarang tidak hanya disentuh oleh kalangan remaja, namun dari berbagai kalangan usia, baik perempuan ataupun laki-laki. Terlebih lagi ketika game mengalami penurunan ranked, maka para gamers berlomba-lomba untuk menaikkan level rankednya dengan mengorbankan kesehatan seperti begadang. Itulah hal yang sering terjadi, bahkan para orang tua ikut merasakannya.

Ranked merupakan level game bagi pemain game online terutama Free fire dan PUBG. Semakin tinggi rangked dalam game, maka akan semakin terlihat pula kepiawannya seseorang dalam bermain. Game tersebut merupakan game perang yang saling menyerang hal ini biasa dilakukan antar squad, duo, maupun solo. Tentunya yang paling menyenangkan ialah ketika bermain atau berperang dalam game, para gamers berkomunikasi satu sama lain untuk memperkuat pertahanan mereka. Selain itu, bisa memperbanyak kenalan dari luar daerah.

Tapi buat para gamers yang baik dan bijak, tetaplah harus memperhatikan kesehatan. Sebab, pemain yang baik itu tahu dan bisa mengatur waktunya dengan sebaik mungkin. Terlebih lagi tidak lupa untuk makan, mandi, ataupun istirahat yang cukup.

Sumber Gambar: Pinterest dan CNBC Indonesia

1 thought on “Kecanduan Main Game, Apakah Kamu Salah Satunya?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *