Maros, karebaindonesia.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Maros meluncurkan Penempatan Electronic Data Capture (EDC) di 14 Kecamatan se-Kabupaten Maros pada Selasa, 28 Juli 2020 siang tadi.

Kegiatan ini dimulai dengan penyerahan 14 mesin EDC dari Bank BRI Cabang Maros yang dilaksanakan di KUA Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros yang dihadiri perwakilan seluruh KUA se-Kabupaten Maros. Pada acara tersebut juga ditandai dengan pembayaran tagihan elektronik oleh calon mempelai yang mengurus administrasi pernikahan di KUA Cenrana. Acara tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan berjalan dengan lancar.

Kepala Kemenag Kab. Maros, H. Muh. Tonang, S.Ag., M.Ag. dalam wawancaranya, mengatakan bahwa Penggunaan EDC di Kantor KUA membantu pelayanan pada Kantor Kementerian Agama khususnya pelayanan Nikah, hal ini dimaksudkan agar pelayanan lebih transparan, akuntabel dan lebih cepat lagi.

“Masyarakat akan lebih cepat terlayani dan tidak antre lagi di bank. Hal ini juga mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini kita hadapi bersama. Sehingga Penggunaan alat elektronik juga memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam bertransaksi yang mendukung program Kementerian Agama terkait gratifikasi dalam pelayanan nikah ” ucapnya.

Pihak Bank BRI Cabang Maros dan Kemenag Kabupaten Maros bersama unsur pemerintah Kecamatan Cenrana antara lain Camat Cenrana & Kapolsek Camba menyerahkan mesin EDC ke seluruh KUA se-Kabupaten Maros.

Sementara itu, Mujahid Amin selaku Asisten Manager Bank BRI KC Maros menyampaikan bahwa BRI akan terus konsisten membantu pemerintah, khususnya Kemenag Kabupaten Maros dalam penerapan Zona Integritas. Selain itu penempatan EDC juga mengurangi transaksi tunai yang sangat dianjurkan pada masa Pandemi Covid-19 sekarang ini.

Kemenag Kabupaten Maros & Bank BRI Cabang Maros sejak Juni 2020 sudah menyosialisasikan penggunaan mesin EDC untuk pembayaran biaya nikah, namun baru saat ini dilaksanakan peluncurannya dan seluruh KUA sudah menerima pembayaran biaya nikah dalam tagihan elektronik melalui EDC BRI yang ditempatkan di seluruh KUA sehingga tidak menyulitkan lagi calon pengantin yang akan melakukan pembayaran biaya nikah.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *