Palopo, karebaindonesia.id – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, KH. Mawardi Pewangi menggelar pertemuan bersama Pimpinan Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Palopo pada Selasa (12/01) sekira pukul 10. 30 WITA.

Diketahui, pada pertemuan ini, PWM Sulsel memberikan mandat kepada PPM MBS Palopo untuk menjadi Pesantren Percontohan ISMUBARIS (Al-Islam Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris).

“Pesantren kita ini adalah perpanjangan tangan untuk mewujudkan Kader Tarjih Muhammadiyah, PWM Sulsel akan bergerak untuk karantina persiapan kelas pengabdian dan lanjut timur tengah,” jelas KH. Mawardi.


Lanjut dia katakan, PWM Sulsel berencana untuk menjadi penyambung kegiatan belajar di Eropa, Australia, Amerika. Semoga dapat ridho dan keberkahan.

Sementara itu, Kiai Muda Amril, selaku Direktur PPM MBS Palopo menuturkan bahwa, KH. Ambo Asse telah mengamanahkan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Palopo untuk mendirikan MBS Palopo untuk menjadi Pesantren percontohan.

“Alhamdulillah, apa yang telah diamanahkan telah berdiri pada tahun 2017. Program unggulan pertama, Tahfidz Al-Qur’an (dengan pembelajaran 3 waktu, ba’da Shubuh penyetoran hafalan, ba’da Ashar muraja’ah hafalan, dan ba’da isya penambahan hafalan),” tuturnya.

Lanjutnya, program unggulan kedua, Bahasa Arab dan Inggris (belajar bahasa asing reguler 40 menit tiap hari, pembelajaran Al-Arabiyah Baina Yadaik untuk 10 jam dalam sepekan, pengamalan berbahasa di tempat makan dan tempat lain, wajib berbahasa 2 pekan Arab / 2 pekan Inggris. Selain itu, pengajian kitab gundul.

“Program unggulan ketiga, Disiplin Wal Asri (pembelajaran kemandirian mengurus kehidupan keseharian, kepemimpinan, tidak menerima santri pindahan, perpulangan hanya sekali dalam sebulan),” tambahnya.

Melihat hal ini, Sekretaris LP2M PWM Sulsel dan Dewan Pembina AMCF, Muhammad Ali Bakri sangat mengapresiasi. Kata dia, kami bergembira atas prestasi yang sangat luar biasa dari PPM MBS Palopo.

“Bisa mewujudkan manajemen kelembagaan pesantren yang mengarah kepada standar internasional, mampu beradaptasi dan bersinergi atas kebutuhan masyarakat, dan bahkan mewujudkan Kemandirian Ekonomi Pesantren adalah sesuatu yang sangat patut untuk kita syukuri,” jelasnya.

1 thought on “Keren, PWM Sulsel Rancang Cita-cita Menjadi Penyambung Kegiatan Belajar Lintas Internasional”
  1. 391613 159170Aw, this became an very nice post. In thought I would like to devote writing such as this moreover – taking time and actual effort to make a extremely excellent article but exactly what do I say I procrastinate alot and by no indicates discover a strategy to get something completed. 304019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi