Sumber Foto : Jalajahnusae.com

Jakarta, karebaindonesia.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sangat menolak aksi unjuk rasa hingga mogok kerja yang dilakukan para buruh di seluruh Indonesia.

Dilansir dari Suara.com, Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengatakan bahwa aksi buruh yang turun ke jalan untuk menolak UU Cipta Kerja dinilai merugikan para pekerja.

“Merugikan dong, ini aksi yang tidak ada kaitannya dengan perusahaan. Kita tidak tahu perkembangannya, yang melakukan demo itu masih status bekerja atau itu adalah orang-orang yang tak bekerja. Saya tahu dari teman-teman tidak ada yang menonjol semuanya berjalan dengan baik,” ucapnya saat diwawancara pada Rabu, 7 Oktober 2020 kemarin.

Tambahnya, buruh yang melakukan mogok kerja dan turun aksi akan diberi sanksi oleh para pengusaha. Adapun sanksinya akan diberikan sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita berikan sanksi, jelas-jelas tidak ada atasan di dalam perusahaan yang kita berikan sanksi. Sanksinya bisa dianggap mangkir, surat peringatan dan tidak dapat uang harian, kan no work no pay,” ujarnya.

Sebelumnya, mulai Selasa, 6 Oktober 2020, sekitar 5 juta buruh di seluruh Indonesia melakukan mogok kerja nasional dan aksi unjuk rasa buntut pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-undang pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *