Tangkapan layar komentar Kades Bonto Salluang, Habibi J.

Bantaeng, karebaindonesia.id – Tugas dan Fungsi Pemerintah Desa adalah melayani, mengayomi, melindungi, dan mempersatukan masyarakatnya terkhusus para pemuda. Karena pemuda merupakan sosok penerus generasi di masa mendatang.

Hal yang tidak wajar justru terjadi di Desa Bonto Salluang. Kabarnya, Pemerintah Desa sengaja memeta-metakan pemudanya. Hal itu kemudian membuat pemuda setempat sangat prihatin terhadap kepala Desanya.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pemuda Desa Bonto Salluang yang tidak ingin disebut namanya, dia sangat kecewa atas komentar yang diperlihatkan Kepala Desa (Kades) Habibi J di sosial media.

karebaindonesia.id

“Seharusnya Kades ketika ada problematika yang terjadi di kampung terkhusus di tingkat pemuda beliau seharusnya jadi penengah bukan mendorong salah satu kelompok untuk berbuat yang sifatnya tidak positif, seperti yang diutarakan di sosial media Atau facebook,” tambahnya.

Diketahui, Kades Bonto Salluang secara sengaja melakukan pemetaan pemuda Desa. Menurut keterangan yang didapatkan oleh awak media, yang dirangkul hanya orang-orang terdekatnya atau pendukungnya saja.

“Bahkan pendukungnya saja yang kemarin banyak dia tidak suka dengan alasan pendukungnya kemarin dulu itu sudah dekat dengan salah satu calon kandidat nantinya di pilkades,” tambah pemuda yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.

lanjutnya, walaupun Pemilihan kepala Desa (Pilkades) masih jauh (2023), tetapi pak Desa Habibi J sudah mengambil langkah. Langkah yang salah menurut kami karena hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya sendiri.

Sementara itu, isu yang beredar terkait adanya komentar tidak wajar pada postingan Jamal Kopipahit, terkait diskusi balapan liar motor yang sempat batal beberapa hari yang lalu.

7 thoughts on “Kisruh Kades Salluang Ciptakan Sekte di Sektor Pemudanya Sampai Berkomentar yang Tidak Wajar di Facebook”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *