Postingan akun resmi Juventus di Instagram.

Turin, karebaindonesia.id – Kabar mengejutkan datang dari klub Italia, Juventus. Klub yang bermarkas di kota Turin itu baru-baru ini mendeklarasikan dukungannya terhadap kaum pelangi (LGBT).

Terlihat pada akun Instagram resmi Nyonya Tua, tampak memosting logo dengan warna khas LGBT. Dari logo tersebut bisa disimpulkan bahwa itu merupakan bentuk dukungan terhadap kaum LGBT.

Bendera pelangi telah menemukan aplikasi luas pada semua jenis produk. Warna bendera pelangi secara rutin digunakan sebagai tanda identitas dan solidaritas LGBT. Warna pelangi telah diakui secara luas sebagai simbol kebanggaan dan identitas LGBT sehingga secara efektif menggantikan sebagian besar simbol LGBT lainnya, termasuk huruf Yunani lambda dan segitiga merah muda .

Salah satu item perhiasan yang umum adalah kalung kebanggaan atau cincin kebebasan , terdiri dari enam cincin, satu dari setiap warna, pada sebuah rantai. Varian lainnya berkisar dari gantungan kunci hingga lilin. Di Montreal , pintu masuk ke stasiun metro Beaudry , yang melayani Desa Gay kota itu, dibangun kembali pada tahun 1999 dengan elemen berwarna pelangi yang diintegrasikan ke dalam desainnya.

Di Polandia, beberapa aktivis telah didakwa dengan kejahatan seperti “menyinggung perasaan agama” dan “menghina monumen” karena menggunakan bendera dan simbol pelangi. Sebagai tanggapan, ada slogan “Tęcza nie obraża” (Pelangi tidak menyinggung).

Jika menilik sejarah, Gilbert Baker , lahir pada tahun 1951 dan dibesarkan di Parsons, Kansas , pernah bertugas di Angkatan Darat AS antara tahun 1970 dan 1972. Setelah diberhentikan secara terhormat, Baker belajar menjahit sendiri. Pada tahun 1974, Baker bertemu Harvey Milk , seorang pemimpin gay yang berpengaruh, yang kemudian menantang Baker untuk merancang simbol kebanggaan bagi komunitas gay. Bendera kebanggaan gay asli berkibar di perayaan Parade Hari Kebebasan Gay San Francisco pada 25 Juni 1978.

Setelah dianggap hilang selama lebih dari empat dekade, sebagian dari salah satu bendera pelangi delapan warna tahun 1978 ditemukan kembali. Disumbangkan pada April 2021 ke GLBT Historical Society , fragmen itu adalah satu-satunya sisa yang diketahui dari dua bendera pelangi perdana yang masih ada.

Yang masih hangat, sebelum Juventus mendeklarasikan dukungan terhadap LGBT, pada perhelatan Piala Euro2020, Jerman juga melakukan hal yang sama meski mendapat banyak sorotan.

Berikut link postingan akun resmi Juventus, https://www.instagram.com/p/CQbaun_oM1H/?utm_medium=copy_link

1 thought on “Klub Asal Italia, Juventus Deklarasikan Dukung Kaum LGBT”
  1. I have not checked in here for a while because I thought it was getting boring, but the last few posts are good quality so I guess I will add you back to my daily bloglist. You deserve it my friend 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *