Foto : Ketua DPD KNPI Sulsel, Arham Basmin Mattayang saat membawa sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di Sekretariat DPD KNPI Sulsel pada Ahad (22/11/2020)

Makassar, karebaindonesia.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonsia (KNPI) Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam 1442 Hijriyah, pada Ahad, 22 November 2020 kemarin di Sekretariat DPD KNPI Sulsel, Panakkukang, Kota Makassar.

Dalam rangkaian kegiatannya, Pengurus DPD KNPI Sulsel mengunjungi dua panti asuhan yaitu Anak Bangsa dan Nurilahi.

Wakil Ketua KNPI Sulsel, Indira Mulyasari Paramastuti mengatakan bahwa perigatan Maulid Nabi Muhammad dilaksanakan di sekretariat, kunjungan panti asuhan adalah agenda kedua. Harapnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, para pemuda bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah.

“Tentunya, kita semua mau berbuat dan bekerja seperti apa yang dilakukan Rasulullah semasa hidupnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sulsel, Arham Basmin Mattayang mengatakan bahwa kegiatan ini tak hanya sekadar aktivitas berkumpul dan bersilaturahmi sesama pengurus. Karena pada dasarnya, secara pribadi dan pemuda harus bisa meneladani ahlak Nabi Muhammad SAW.

“Banyak sekali akhlak mulia Rasulullah yang patut kita teladani. Khusunya pendidikan akhlakul kharimah,” ujarnya.

Lanjutnya, pandemi Covid-19 menjadi tantangan semua orang di dunia saat ini, termasuk di Indonesia.

“Hal ini menjadi ujian untuk kita semua. Namun, kegiatan kepemudaan tetap harus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam lain kesempatan, penceramah yang mengisi kegiatan tersebut, Rajamuddin Patong menyampaikan bahwa tak semua organisasi kepemudaan menjalankan aktivitas syiar, termasuk melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW.

“Tapi, pemuda yang tergabung di KNPI menjalankan aktivitas syiar ini. Sebagai pemuda, pengurus KNPI bisa mencontoh keteladan nabi. Selain itu, sebagai organisasi pemuda, pengurus KNPI tak hanya meneladani sikap dan perilaku nabi. Tapi pemuda juga harus memiliki keberanian dengan kepribadian sahabat nabi, seorang pemuda yang tanggu yakni Ali Bin Abi Thalib,” ujarnya.

Jelasnya, kegiatan ini bukan hanya memperingati hari kelahiran manusia mulia ini, tapi juga melihat dab belajar dari perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mensyiarkan agama Islam.

“Dalam setiap geraknya ada keteladanan dan ahlak mulia yang harus dicontoh. Dari banyak kisah nabi, salah satu yang dicontoh adalah kesabaran, termasuk menahan amarah,” ujarnya.

“Jika ada masalah pribadi, seorang pemuda harus bisa menahan diri dan emoni. Jika sudah soal agama, pemuda harus bersikap. Pemuda di KNPI jangan mudah terpropokasi dengan isu-isu. Tabayyun dulu baru bersikap. Bijak menyikapi setiap masalah,” terangnya.

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *