Pjs. Bupati Luwu Utara, Muhammad Iqbal Suhaeb saat meninjau lokasi Hunian tetap (huntap) bagi warga korban bencana banjir bandang Luwu Utara.

Luwu Utara, Karebaindonesia.id — Hunian tetap (huntap) bagi warga korban bencana banjir bandang terus digenjot pembangunannya.

Tahap awal, dibangun 50 unit oleh Pemerintah Provinsi Sulawasi Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Lutra.

Lokasi pembangunan dibagi dalam tiga titik, masing-masing 20 unit di dusun Panampung Radda, 10 unit di lokasi Sinode Meli, dan 20 unit di belakang RSUD Andi Djemma Kelurahan Bone Tua Masamba.

Proses pembangunan huntap ditarget selesai hingga enam bulan ke depan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pjs. Bupati Luwu Utara, Muhammad Iqbal Suhaeb, saat meninjau tiga titik lokasi pembangunan huntap tersebut, Senin (28/09/2020).

“Semoga huntap ini segera rampung agar para pengungsi bisa segera menempatinya,” harap Iqbal.

Selain meninjau huntap, Iqbal juga berkesempatan melihat kondisi kampung Lombok di bantaran sungai Masamba yang terendam akibat banjir bandang pada 13 Juli 2020 lalu.

“Semoga para korban bencana tetap kuat. Insya Allah, pemerintah akan terus memberikan pelayanan terkait penanganan pascabencana agar Luwu Utara segera bangkit,” kata dia.

Peletakan batu pertama huntap telah dilakukan pada 17 September 2020 oleh Gubernur Sulawasi Selatan, Nurdin Abdullah.

Turut mendampingi Pjs. Bupati Luwu Utara Iqbal Suhaeb, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muslim Muchtar, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKP2) Syamsul Syair.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *