Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Sadikin Aksa saat jumpa wartawan terkait kesiapan balap mobil Formula E, di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Jakarta, karebaindonesia.id – Mabes Polri menyebutkan mantan Direktur PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana jasa keuangan, tidak ditahan. Alasannya, ancaman hukuman Sadikin kurang dari lima tahun.⁠

“Kenapa enggak ditahan, karena di Pasal 54 (UU OJK), kan maksimal hukuman penjaranya enam tahun,” kata Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Senin, (14/03/2021).

Menurut Rusdi, kasus tersebut sedang berproses dan penyidikan masih dilakukan. Sadikin dikenakan Pasal 54 Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan ancaman hukuman minimal dua tahun dan maksimal enam tahun pidana penjara.⁠

“Karena ada ancaman dua atau enam tahun, itu tergantung nanti penyidik menilai itu semua. Tidak langsung berapa, enam tahun, enggak begitu,” ungkap Rusdi.⁠

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *