Karebaindonesia.id, – Aliansi 040 Fakultas Hukum UMI berunjuk rasa di depan Gedung Rektorat UMI di Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar, Senin (13/07/2020).

Dalam aksinya, mereka menuntut bahwa selama pandemi adanya pengurangan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) dan pelancaran proses administrasi.

Musibah Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan lumpuhnya sektor perekonomian negara sehingga berdampak besar terhadap masyarakat. Diantaranya para orang tua mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pelunasan uang kuliah tunggal atau biaya penyelenggaraan pendidikan.

Merujuk pada pasal 88 No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi yang berbunyi dalam pasal 1 ayat (2): Uang Kuliah Tunggal merupakan sebagian biaya kuliah tunggal yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi masyarakat.

Sejalan dengan ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan dan Nomor 3692/MPK.A/HK/2020, maka kegiatan belajar mengajar pun dilakukan secara daring demi memutus rantai Covid-19.

Mahasiswa UMI berunjuk rasa di depan Gedung Rektorat UMI menuntut penurunan BPP dan kelancaran dalam proses administrasi, Senin (13/07/2020).

Jenderal Lapangan, Ismail Wibowo mengatakan bahwa kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah dalam hal ini proses belajar mengajar dengan metode daring merupakan momok baru dalam masyarakat.

“Kebijakan pemerintah untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara daring itu merupakan momok baru di tengah masyarakat. Pasalnya salah satu syarat untuk melakukan belajar daring itu adalah harus memiliki kuota internet dan kita ketahui bersama jika kuota internet itu tidak lah murah. Apalagi aplikasi pembelajaran yang biasa di gunakan itu sangat menguras banyak kuota”.

Lanjut Ismail, tujuan kami tiada lain adalah menuntut adanya pengurangan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) selama pandemi serta kemudahan dan kelancaran dalam proses administrasi.

“Kami menuntut penurunan BPP dan kelancaran dalam proses administrasi,” tutup Ismail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *