Makassar, karebaindonesia.id – Calon Walikota Makassar, Irman Yasin Limpo (None) merasa prihatin atas warga kota Makassar yang harus antre hingga berjam-jam di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus administrasi kependudukan. Dalam janji politiknya, None akan membuat terobosan jika terpilih menjadi Walikota Makassar.

None merasa bahwa permasalahan dalam pelayanan administrasi kependudukan masih terpusat di Disdukcapil dalam hal mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, dan sebagainya yang membutuhkan waktu lama hingga harus antre panjang.

Menurutnya, sudah saatnya untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat agar persoalan administrasi kependudukan lebih efektif dan efisien.

“Pemerintah itu hakekatnya melayani masyarakat. Kita mau, pelayanan itu mudah, ramah, dan dekat ke masyarakat. Jadi tidak melulu terpusat di dinas,” ujarnya yang dilansir Rakyatku.com pada Kamis, 27 Agustus 2020 tadi.

None pun mengungkapkan bahwa sudah saatnya dilakukan pelimpahan kewenangan di tingkat Rukun Tetangga (RT) yang tetap terintegrasi ke Disdukcapil agar bisa memudahkan masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan ke depannya.

“Tidak perlu lagi antri berjam-jam, datang jam 7 pagi, atau izin di tempat kerja satu hari untuk urus KTP. Pelayanan sudah dekat ke masyarakat,” tegasnya.

None mengakui masih banyaknya keluhan dari warga Kota Makassar terkait pelayanan administrasi kependudukan yang bahkan menurut laporan dari banyak media, ada warga yang sampai saat ini masih belum mendapatkan e-KTP dengan alasan blanko yang habis.

“Kita harus memastikan, semua warga tak terkecuali, bisa mengakses pelayanan yang disiapkan oleh pemerintah,” imbuhnya.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi