Jakarta, karebaindonesia.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggambarkan pada Februari nanti harga rokok akan sangat mahal seiring kenaikan cukai hasil tembakau. Namun, kenaikan ini akan berdampak suburnya peredaran rokok ilegal.

“2020 terjadi peningkatan peredaran rokok ilegal. Mendekati 4,9 persen. Ini memang efek yang muncul saat rokok naik,” kata Menkeu dalam rapat dengan DPR RI, Rabu (27/1/2021).


Lanjut Sri mengungkapkan, peredaran rokok ilegal harusnya bisa ditekan di bawah angka 3 persen. Sebab kenaikan akan memengaruhi motif dinaikkannya harga rokok.


“Bea cukai agak pesimistis bisa menekan di angka 3 persen. Namun ia yakin punya kans untuk itu. Dengan catatan ada penegakan hukum yang lebih ketat,” tambahnya.


Dari data yang ada secara keseluruhan, jumlah penindakan terhadap peredaran rokok ilegal mencapai 448 juta batang dengan nilai Rp 370 miliar.


Menurut Sri Mulyani, angka kejahatan pita cukai bisa menurun dengan koordinasi antarlembaga terkait. Lembaga lembaga itu harus mempertahankan kinerja penindakan.


“Kemenkeu akan terus mewaspadai peredaran rokok ilegal lantaran harga rokok akan terus naik sehingga memberikan insentif terhadap pemalsuan cukai maupun rokok ilegal. Modus pelanggaran yang dilekati pita cukai palsu sudah mulai menurun, dan pelanggaran hasil tembakau dengan modus yang dilekati pita cukai palsu ini adalah sebesar 0,36 persen dari total peredaran rokok di Indonesia,” ungkapnya.


Sementara itu, Meri Handani selaku aktivis perempuan dan anak menuturkan bahwa, sebenarnya soal efektif tidaknya tergantung regulasi. Kalau sekadar menaikkan harga dengan tujuan agar tak terbeli, saya kira tidak banyak menekan jumlah perokok.


“Faktanya dari hasil penelitian populasi perokok usia remaja dan kaum perempuan tumbuh di atas 5 persen per tahun. Padahal, setiap tahun harga rokok juga naik,” tandas Meri.


Lanjut dia, secara simultan grafik perokok tak terpengaruh banyak oleh kenaikan harga. Meri menyebut rokok lebih pada pemenuhan psikologis.


“Dibanderol berapapun rokok pasti tetap terjangkau. Karena orang merokok lebih banyak dipengaruhi oleh pemenuhan psikologi. Mereka ketagihan. Dan itu berlanjut karena regulasi pelarangan rokok lemah,” tambahnya.


Meri mencontohkan, remaja dilarang merokok hanya sebatas etika saja. Bukan pelanggaran hukum. Tidak ada remaja yang dihukum karena merokok.


Jumlah perokok anak sangat tinggi. Sayangnya rokok tidak punya regulasi hukum yang melarang anak anak mengonsumsinya. Sehingga kenaikan harga tak menurunkan populasi perokok.


Berbeda dengan miras, ada ekses secara hukum jika seseorang mengonsumsi miras dan mabuk mabukan. Padahal kata Meri, dua-duanya memiliki dampak pada kesehatan.


“Rokok dan miras sama sama merusak. Sayangnya rokok tidak punya regulasi hukum yang melarang anak anak mengonsumsinya. Saya kira di sini letak masalahnya,” jelasnya.


Berdasarkan data saat ini prevalensi merokok untuk anak-anak menjangkau usia 10-18 tahun. Pemerintah menargetkan bisa diturunkan sesuai dengan RPJMN menjadi 8,7% pada 2024.
Salah satu upaya menekan angka itu yakni dengan kenaikan cukai hasil tembakau. Kenaikan CHT akan menyebabkan rokok jadi lebih mahal. Affordability indeksnya naik dari 12,2% jadi 13,7%-14% sehingga makin tidak dapat terbeli.

1 thought on “Menteri Sri Mulyani Gambarkan Bulan Depan Harga Rokok Naik”
  1. Hey there, I just found your site, quick question…

    My name’s Eric, I found karebaindonesia.id after doing a quick search – you showed up near the top of the rankings, so whatever you’re doing for SEO, looks like it’s working well.

    So here’s my question – what happens AFTER someone lands on your site? Anything?

    Research tells us at least 70% of the people who find your site, after a quick once-over, they disappear… forever.

    That means that all the work and effort you put into getting them to show up, goes down the tubes.

    Why would you want all that good work – and the great site you’ve built – go to waste?

    Because the odds are they’ll just skip over calling or even grabbing their phone, leaving you high and dry.

    But here’s a thought… what if you could make it super-simple for someone to raise their hand, say, “okay, let’s talk” without requiring them to even pull their cell phone from their pocket?

    You can – thanks to revolutionary new software that can literally make that first call happen NOW.

    Talk With Web Visitor is a software widget that sits on your site, ready and waiting to capture any visitor’s Name, Email address and Phone Number. It lets you know IMMEDIATELY – so that you can talk to that lead while they’re still there at your site.

    You know, strike when the iron’s hot!

    CLICK HERE http://www.talkwithcustomer.com to try out a Live Demo with Talk With Web Visitor now to see exactly how it works.

    When targeting leads, you HAVE to act fast – the difference between contacting someone within 5 minutes versus 30 minutes later is huge – like 100 times better!

    That’s why you should check out our new SMS Text With Lead feature as well… once you’ve captured the phone number of the website visitor, you can automatically kick off a text message (SMS) conversation with them.

    Imagine how powerful this could be – even if they don’t take you up on your offer immediately, you can stay in touch with them using text messages to make new offers, provide links to great content, and build your credibility.

    Just this alone could be a game changer to make your website even more effective.

    Strike when the iron’s hot!

    CLICK HERE http://www.talkwithcustomer.com to learn more about everything Talk With Web Visitor can do for your business – you’ll be amazed.

    Thanks and keep up the great work!

    Eric
    PS: Talk With Web Visitor offers a FREE 14 days trial – you could be converting up to 100x more leads immediately!
    It even includes International Long Distance Calling.
    Stop wasting money chasing eyeballs that don’t turn into paying customers.
    CLICK HERE http://www.talkwithcustomer.com to try Talk With Web Visitor now.

    If you’d like to unsubscribe click here http://talkwithcustomer.com/unsubscribe.aspx?d=karebaindonesia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *