Makassar, karebaindonesia.id – Polemik antara Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama dengan Abu Janda memasuki babak baru. Baru-baru ini, Haris Pertama telah resmi melaporkan Abu Janda pada Kamis (28/01/2021) kemarin pada Bareskrim Polri melalui Kuasa Hukumnya.


Diketahui, laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui ITE dan kebencian, permusuhan individu dan antar golongan (SARA).


Bersinggungan laporan tersebut, DPD KNPI SULSEL melalui Komisi Hukum, HAM & Keamanan, mendukung penuh laporan tersebut. Andi Ifal Anwar, Ketua Komisi Hukum, HAM & Keamanan DPD KNPI SULSEL siap memberikan supporting atas laporan tersebut.

“Kami dari DPD KNPI Sulsel siap mengawal Laporan Ketum Haris Pertama, Bahkan kami siapkan 50 Advokat untuk mengawal kasus tersebut” Ujar Ifal saat Konferensi pers di Sekretariat DPD KNPI Sulsel.

Lanjut kata Ifal, kami percaya dan yakini bahwa di bawah Komando Kapolri Baru, tindakan SARA akan lenyap di Republik ini, faktanya ambroncius Nababan telah ditahan karena Kasus SARA, harapan kita Abu Janda juga harus ditahan.


“Ini Ujian bagi Kapolri Baru, menegaskan komitmen Kapolri untuk melenyapkan SARA di Republik ini. Tangkap Abu Janda, Karena Abu Janda telah merusak citra Pemerintahan Jokowi,” Tutup Ifal.


Sementara itu, Direktur LBH KNPI Sulsel, A. Hakam Muslim juga akan segera membentuk tim hukum mengawal Laporan Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama.


“Segera kita bentuk tim hukum berjumlah 50 Advokat untuk mengawal kasus ini agar Abu Janda segera diproses dan ditahan,” tegas Hakam.

715 thoughts on “Merusak Citra Jokowi, Abu Janda Terancam DiPenjara”
  1. 301929 49879Most suitable boyfriend speeches, or else toasts. are almost always transported eventually by means of the entire wedding party and are nonetheless required to be very intriguing, amusing and even enlightening together. finest mans speech 972686

  2. 60683 578097An attention-grabbing dialogue is value comment. I believe which you require to write far more on this matter, it wont be a taboo subject even so typically individuals are not sufficient to speak on such topics. Towards the next. Cheers 815072

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi