Bulukumba, karebaindonesia.id – Pengembangan sektor kepariwisataan di Kabupaten Bulukumba kedepan akan dipoles meniru model pariwisata di salah satu negara kecil tapi sangat maju Pariwisatanya di Eropa yakni Monaco, Prancis.


Dalam beberapa kunjungan ke negara tersebut, Utta memetik dan membeberkan rahasia sukses negara tersebut dalam mengelola sektor pariwisata.


“Saya beberapa kali berkunjung ke sana, hotel-hotel selalu penuh, meski tarif menginap termurah pada kisaran Rp. 18 juta permalam, saya baru dapat kesempatan untuk menginap setelah memesan tempat beberapa bulan sebelumnya,” tutur Utta.


Lanjut dia katakan, rahasianya salah satu adalah kebersihan, dan penataan kawasan wisata yang sangat baik ditunjang infrastruktur yang dapat memancing masuknya investasi sektor Pariwisata.


“Dari segi keindahan alam dan pantai, Bira jauh lebih unggul, tapi kebersihan masih sangat jauh”, tambahnya.


Terinspirasi dari kemajuan Pariwisata Monaco A. Utta pun ingin agar Bulukumba bisa meniru konsep Pariwisata tersebut.


“Paling tidak kedepan akan ada pembangunan hotel-hotel berbintang lima dan enam dari para investor, saya akan mengajak kawan-kawan saya dari Korea dan beberapa pengusaha hotel di Jakarta untuk ke Bulukumba, dan mari kita berikan kemudahan dalam proses perijinannya,” Ujar A. Muchtar Ali Yusuf dihadapan para pejabat Pemkab Bulukumba saat briefing pertama pasca dilantik di kediamannya di Tanete Sabtu 27/2 kemarin.


Sebagai orang yang berlatar belakang pengusaha, maka saya ingin selalu bekerja cepat, ada target dan ada hasil, ini semua akan saya terapkan selama memimpin Bulukumba kedepan, ujar Muchtar Ali Yusuf.


Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati A. Edy Manaf juga menyampaikan konsep rencana pembangunan jalan lingkar Lemo-Lemo’ Bara ke Tanjung Bira sebagai infrastruktur pendukung.

1 thought on “Monaco Akan Jadi Acuan Bulukumba sebagai Pengembangan Pariwisata”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *