Sumber Gambar: Google(Ilustrasi)

Seorang pemuda ABG berinsial FU (16) mengaku tengah menjadi korban pencabulan oleh seorang biduan berparas cantik berinsial DAP(28).

Pemuda asal Kota Probolinggo itu mengaku sudah 3 kali dicabuli oleh DAP. Kasus itu akhirnya terbongkar setelah orang tua FU curiga lantaran 3 hari anaknya tak pulang ke rumah.

Rupanya selama 3 hari FU tak pulang ke rumah karena diperkosa oleh seorang janda. Bak disambar petir, mendengar pengakuan anaknya orang tua FU langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Kota Probolinggo AKP Heri Sugiono menjelaskan kasus itu bermula pada Minggu 10 April 2021. Saat keduanya membuat janji bertemu untuk membicarakan perihal pekerjaan di rumah kontrakan DAP, yang berada di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih.

Tak disangka di sana FU malah dicekoki minuman keras hingga tak sadarkan diri. Dalam posisi tidak sadar FU dipaksa melayani nafsu DAP.

Belum juga puas, kepada polisi FU  mengaku, pada esok harinya kembali disandera. FU dibawa ke kos DAP yang berada di kawasan Ketapang. Di sana FU kembali dipaksa menuruti melayani hasratnya.

Pada hari berikutnya,  DAP kembali melarang FU pulang. FU malah diajak ke kontrakan DAP yang berada di Kecamatan Kanigaran, Kota Prolinggo Lagi-lagi di sana DAP mencabuli FU.

“Saya dipaksa untuk melayaninya selama tiga hari berturut turut, bahkan saya mendapat kekerasan di leher dan gigitan di tangan” ujar FU

AKP Heri mengatakan, seusai dirinya mendapatkan laporan tersebut Unit Perempuan dan Anak (PPA) telah memeriksa korban.

“Rabu 21 April kemarin korban sudah dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar AKP Heri.

Polisi kini tengah mendalami kasus dugaan pencabulan ini. Heri mengaku butuh waktu untuk mencari keberadaan terduga sebab kasus tersebut melibatkan anak di bawah umur.

“Sekarang masih dalam tahap lidik dan sejauh ini kami masih memintai informasi dari korban/pelapor yang sekarang masih berstatus saksi,” pungkasnya.

By Abd Jafar

Reporter Kareba Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *