Oleh Alya Amira Asshifa*

Clara, dia tumbuh di sebuah desa terpencil yang tidak mengenal masa modern. Clara tinggal bersama ummi dan abi di rumah kecil. Masa kecilnya sangat bahagia, tapi tidak untuk selamanya. Clara selalu menghabiskan waktunya bersama ummi dan abi. Saat clara ingin berangkat ke sekolah, rambutnya selalu dikepang oleh ummi.

Setelah itu dia dipanggil oleh lutfia tetangganya untuk berangkat sekolah bersama. Sesampainya di sekolah mereka langsung menaruh tas lalu bermain di perkarangan,setelah itu bel berbunyi”kriiinnggg”waktunya masuk kelas.

Merekapun belajar dengan sungguh sungguh dan setelah itu bel istirahat pun berbunyi dengan lantang, itu menandakan saatnya beristirahat.

”uangmu berapa clara?”tanya lufia
“Hanya 2000” jawab Clara
Lalu mereka pun bersenang senang dengan uang yang diberikan kepada mereka. Setelah itu mereka pun pulang. Setelah sampai di rumah clara di sambut hangat oleh ummi.
”Bagaimana hari ini, apakah menyenangkan? “tanya ummi
”menyenangkan ummi”jawabnya bersemangat.

Setelah berbincang lama malam pun menghampiri.,langit yang gelap, menampakkkan cahaya bulan dan bintang yang bersinar cerah. Mereka pun tidur dan ummi pun menceritakan dongeng kepadanya.

Keesokkan harinya Sinar matahari menyinari tubuh clara sehingga menembus jendela kayu, ternyata ummi sedang membukakan jendela. Saat melihat clara terbangun ummi langsung menyapa
”hai,sayang selamat pagi”sapa ummi dengan lembutnya.

Mendengar sapaan ummi clara pun tersenyum bahagia,lalu dia langsung ke kamar mandi. Setelah itu clara pun langsung sarapan bersama ummi dan abi.
Lalu abi berkata “ berhati hatilah kamu, karena negeri kita sedang tidak baik-baik saja”ujar abi dengan gelisah.

Mendengar hal itu, clarapun bingung, lalu dia bertanya kembali kepada abi
”apa yang akan terjadi abi “tanyanya dengan suara lirih. Belum sempat abi menjawab clara langsung dijemput oleh lutfia untuk berangkat ke sekolah.

Lalu abi berkata lagi ”silahkan bersekolah clara, maafkan kami, mungkin kami sudah tiada”ujar Abi.
Lalu clara pun ditarik oleh lutfia karena takut terlambat.

Sesampainya di sekolah,saat pelajaran di mulai tiba tiba ada suara bom yang meledak sangat keras. Disitulah aku mengerti maksud abi, tiba-tiba clara diajak oleh bu guru dan lutfia agar mengikuti mereka.Tapi clara tidak mau mengikuti mereka untuk berlindung, dengan kerasnya mereka menarik paksa hinggga tangannya terluka.

Setelah beberapa lama berlindung, mereka pun keluar. Saat keluar dari persembunyian setelah kondisi aman, clara melihat dunia seperti berganti. Negeri yang subur sekarang sudah menjadi tanah yang rata.Dia bingung, dimana buminya yang dulu. Clara baru sadar maksud dari perkataan abinya tadi bahwa maksud abinya adalah akan terjadi perperangan besar, saat itu clara langsung pulang untuk menemui ummi dan abinya.

Tapi saat dia sampai di rumah,yang dia lihat bukanlah ummi dan abinya,tetapi dia melihat jasad abi dan ummi nya. Dia menangis melihat hal itu ,dia tidak sanggup menahan air matanya,lalu dia bangkit dan mengatakan “clara bisa”ujarnya dalam hati
Dua orang yang paling berharga dengan tiba tiba pergi selama-lamanya.

Perperangan itu belum berakhir.Perang itu terus terjadi,tapi Clara tidak berada di negeri itu,tetapi clara pergi merantau keluar kota yang sudah bebas dari perperangan. Clara diasuh oleh keluarga lutfia. Mereka menganggap clara sebagai keluarganya sendiri.

Saat sampai di kota clara bingung karena dia merasa seolah olah sedang berada di dunia modern. Dia kaget melihat gedung gedung tinggi. Karena sudah terbiasa tinggal di desa. itulah yang membuat clara heran dengan penampakkan gedung gedung itu. Tapi sekarang clara sudah terbiasa
dengan kehidupan kota.

Setelah lama di kota, sekarang clara tumbuh menjadi orang dewasa. Usianya sekarang menginjak empat belas tahun. Keputusannya saat ini adalah ingin berkerja mencari uang, untuk bisa dia pulang ke kampung halaman agar bisa bertemu kuburan ummi dan abi. Clara berkerja keras,dia berkerja sebagai penjahit.

Setelah lama berkerja keras, akhirnya dia bisa membuka usaha sendiri yaitu menjadi penjahit. setelah bertahun tahun menjadi penjahit,akhirnya dia bisa mengumpulkan
uang, untuk pulang ke kampung halamannya. Dia begitu senang, lalu dia pun memesan tiket pesawat.

Pada saat hari keberangkatan, clara telat menuju bandara sehingga tiketnya hangus. walaupun begitu, clara tidak menyerah dia kemudian berusaha lagi. Setelah dia berusaha hasil jahitannya laku keras .Dia pun mencoba lagi memesan tiket pesawat. Setelah lama menunggu, akhirnya waktunya tiba juga, sekarang clara tidak telat lagi.Dan dia pun bisa berangkat ke kampung halaman.

Sebelum berangkat clara tak lupa berpamitan bersama ibunya lutfia. setelah berpamitan, pesawatpun lepas landas, clara sangat senang. Setelah lama diperjalanan akhirnya clara sampai di kampung halamannya. Dia pun langsung ke kontrakkan untuk tinggal.

Karena hari sudah malam clara melanjutkannya besok. Keesokkan harinya clara menuju ke TPU untuk melihat makam ummi dan abi. Setelah sampai disana, clara langsung curhat, tentang keadaannya di kota. Lalu clara juga memberitahukan bahwa dia telah sukses dan dia sangat senang kalau ummi dan abinya masih hidup.

Setelah lama bercurhat clara pun menaruh bunga di makam ummi dan abi lalu clara pun berpamitan. Lalu berjanji bahwa dia akan selalu mengunjungi makam ummi dan abinya.

Keesokan harinya clara pulang ke kota untuk melanjutkan perkerjaannya.Clara sangat gembira karena bisa mengunjungi makam abi dan umminya. Walaupun dia ditinggal oleh abi dan umminya masih kecil, dia tetap bersyukur karena bisa merasakan masa kecil walaupun hanya sebentar.

*Penulis adalah Peserta kelas menulis Sigupai Mambaco yang bersekolah di MTsN 1 Aceh Barat Daya Kelas VIII

By Kareba Indonesia

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

3 thoughts on “NEGERI TANPA PERDAMAIAN”
  1. My brother recommended I might like this blog. He was totally right. This post truly made my day. You can not imagine simply how much time I had spent for this information! Thanks!

  2. I like what you guys are up too. Such intelligent work and reporting! Keep up the superb works guys I have incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my website 🙂

  3. hey there and thank you for your info – I have definitely picked up something new from right here. I did however expertise several technical points using this web site, as I experienced to reload the website many times previous to I could get it to load correctly. I had been wondering if your web host is OK? Not that I’m complaining, but slow loading instances times will very frequently affect your placement in google and could damage your high-quality score if ads and marketing with Adwords. Anyway I’m adding this RSS to my email and can look out for a lot more of your respective intriguing content. Make sure you update this again soon..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi