Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin, Ansariadi saat menerangkan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Perwali No. 36 Tahun 2020 di Posko Gugus Tugas COVID-19 Kota Makasssar, Senin (03/08/2020)/Ahmad Syauqi Dzulfikri/Karebaindonesia.id

Makassar, Karebaindonesia.id — Dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Perwali No. 36 Tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Makasssar, Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin, Ansariadi melaporan rilis harian perkembangan Covid-19 di Kota Makassar, Senin (03/08/2020) kemarin.

Ia mengungapkan bahwa ada 6 kecamatan di Kota Makassar yang perlu penanganan khusus Covid-19, yaitu Kecamatan Bontoala, Kecamatan Wajo, Kecamatan Makassar, Kecamatan Mamajang, Kecamatan Manggala dan Kecamatan Panakukkang.

Dihadapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) dan Camat se-Kota makassar, Ansariadi menerangkan bahwa lima hari terkahir ini terjadi peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. Hal ini berdasarakan pergerakan masyarakat pada lebaran Idul Adha kemarin.

“Kita juga mendapat laporan terkini, orang yang meninggal karena Covid-19 kurang lebih 4 pesren dan yang sembuh dari Covid-19 63%, sisanya masih dalam perawatan. Kita tau sendiri teorinya, tingkat kesembuhan covid 95%. Sisahnya 5% meninggal karena memiliki penyakit-penyakit bawaan yang fatal,” ujar Ansariadi.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, M. Sabri/Ahmad Syauqi Dzulfikri/Karebaindonesia.id

Ditanya mengenai 6 kecamatan yang menjadi episentrum, M. Sabri selaku Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar menjelaskan bahwa ada beberapa kesulitan yang ia temui di lapangan diantaranya, luas wilayah, jumlah penduduknya dan tingkat tracing.

“Apa yang dilakukan tenaga kesehatan untuk menelusuri Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea agak sulit. Pasalnya, luas wilayah dari kedua kecamatan itu seperti satu per tiga luas daratan Kota Makassar,” tambahnya.

Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini menegaskan, akan terus mengawal dan memberikan perhatian lebih terhadap 6 kecamatan tersebut.

47 thoughts on “Pakar Epidemiologi Sebut 6 Kecamatan di Makassar Perlu Penanganan Khusus Covid-19”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi