Maros, karebaindonesia.id – Penggiat Sosial Politik, Amul Hikmah Budiman menyampaikan hasil risetnya terkait dengan Pilkada Maros Tahun 2020.

Dalam hasil riset atau temuannya terhadap preferensi pemuda dan dukungan tokoh Se-Kabupaten Maros pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020, Amul dalam penyampaiannya di Bagas Kopi Maros, pada 24 November 2020 kemarin menyampaikan bahwa riset yang dilakukan secara independen dan objektif oleh tim di lapangan bergerak dan mengumpulkan selama sebulan lebih.

“Riset yang kami lakukan sejak September-Oktober 2020. Hal ini kami lakukan sebagai bagian dari partisipasi kami secara ilmiah dalam perhelatan Pilkada Maros tahun 2020,” ungkapnya.

Anggota tersebar di 14 Kecamatan dan tanpa afiliasi politik siapapun. Kami fokus pada pemantauan dukungan tokoh dan preferensi pemuda terhadap Pilkada Maros 2020. Metode dilakukan secara wawancara dan pemantauan/pengamatan langsung.

Pada hasil analisis data, secara umum dari jumlah sampel 250 usia pemuda kami temukan bahwa 57,7 persen pemuda Maros menginginkan pemimpin muda yang menjadi Bupati Maros dan dekat dengan para pemuda.

Adapun hasil riset tokoh yang terdiri atas tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh pengusaha, tokoh perempuan dan tokoh agama. Dari jumlah 550 tokoh yang tersebar di 14 kecamatan, Keberpihakan para tokoh kami temukan 16,3% keperpihakan tokoh kepada pasangan Tajrimin-Havidz, 38,8% keperpihakan tokoh kepada pasangan Chaidir-Suhartina, 24,1% keberpihakan tokoh kepada pasangan A.Toto-A.Ilham serta 20,8% tokoh masih abu-abu atau belum menentukan sikap.

Tokoh yang dimaksud disini adalah perorangan yang mampu mempengaruhi banyak orang skala desa dan atau kecamatan serta menjadi pimpinan organisasi masyarakat,organisasi pemuda, dan komunitas.

Secara spesifik, dari berbagai latar belakang ketokohan, dengan jumlah sampel 270 tokoh pemuda. Dukungan tokoh pemuda kami juga temukan bahwa pasangan dengan tagline Maros Keren mendapatkan dukungan tokoh pemuda sebesar 46,4 persen, pasangan dengan tagline Maros Unggul mendapatkan dukungan tokoh pemuda sebesar 30,9 persen, pasangan dengan tagline Maros untuk Semua mendapatkan dukungan tokoh pemuda sebesar 15,2 persen. Serta 7,5 persen tokoh pemuda di Maros belum menentukan sikap atau masih abu-abu.

Dukungan tokoh sangat mempengaruhi beberapa pemilih yang belum menentukan pilihan. Sebab beberapa karakter pemilih pada setiap kontestasi politik mengikut pada pilihan tokoh.

Hasil riset ini tentu menjadi preferensi politik dalam Pilkada di Kabupaten Maros, tentu dengan dukungan tokoh dan pemuda akan menjadi kekuatan kemenangan bagi setiap paslon. Hal ini akan menjadi referensi pula bagi setiap paslon di sisa dua pekan menjelang pemilihan.

Sekedar diketahui, Amul Hikmah Budiman yang juga merupakan alumni Magister Manajemen Kepemimpinan Pemuda Universitas Hasanuddin dan dengan tesis terkait partisipasi pemuda dalam kontestasi politik di Kabupaten Maros tahun 2019. Selain itu, Ia juga aktif selama ini di beberapa lembaga survei politik dan pendampingan perhelatan kontestasi politik di beberapa daerah.[]

By Warman D. Sally

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

4 thoughts on “Penggiat Sosial Politik Ajukan Hasil Riset Pilkada Maros 2020”
  1. 205804 530628jobs for high school students – Search for Jobs on our internet site, we give several good links towards the best and biggest Portals to getting a Job as a high school student! 161070

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi