Arab Saudi, karebaindonesia.id – Pemerintah Arab Saudi angkat bicara soal kesepakatan hubungan diplomatik Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak akan mengikuti jejak UEA dalam normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Meski demikian, pihak pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk normalisasi dengan cara lain.

Pemerintah Arab Saudi rencananya akan menawarkan format yaitu Inisiatif Perdamaian Arab (Arab Peace Initiative) yang telah disusun pada tahun 2002 yang berpusat pada sengketa wilayah antara Palestina dan Israel.

Dalam format itu, hubungan diplomatik kedua negara akan dinormalisasi apabila Israel menyetujui pembagian wilayah dengan Palestina dan mengembalikan kawasan yang dicaplok Israel pada tahun 1967.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud dalam wawancaranya ketika melawat ke Berlin, Jerman mengungkapkan bahwa format yang pihaknya tawarkan akan menjadi upaya perdamaian bangsa Arab dengan Israel yang menjadi solusi kedua negara yang berkonflik, yaitu Palestina dan Israel.

“Kami tetap berkomitmen untuk mewujudkan perdamaian dengan Israel selama mengacu pada Arab Peace Initiative. Setelah itu tercapai semua hal menjadi mungkin,” ungkapnya seperti yang dilansir AFP pada Rabu, 19 Agustus 2020 lalu.

Hingga berita ini dirilis, Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik secara formal dengan Israel.[]

By Kareba Indonesia

Pemimpin Redaksi Kareba Indonesia

5 thoughts on “Perihal Kesepakatan Hubungan Diplomatik UEA-Israel, Arab Saudi Angkat Bicara”
  1. Ülkenin en büyük eczane zinciri olan CVS’in hisseleri yüzde 7’nin üzerinde düşüş gösterirken, Walgreens’in hisseleri yüzde 9’un üzerinde değer kaybetti.

    Amazon’un çevrimiçi eczane girişiminin ilk adımı 2018’de internet eczanesi PillPack’i 750 milyon dolara satın almasıyla atılmıştı.
    amazon haber haberler Sıradaki haber Sıradaki haber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi