Jeneponto, Karebaindonesia.id – Pemerintah daerah kabupaten Jeneponto melalui Pj. Sekda H. Muhammad Basir melakukan pemantauan harga minyak goreng di pasar induk karisa jeneponto, kamis (03/02/2022)

Setelah diterbitkannya Keputusan pemerintah dalam menetapkan harga eceran tertinggi yang
tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng, Pj Sekda Jeneponto, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Kadis Ketahanan Pangan dan Kabag Ekonomi sekretariat daerah mengambil langkah cepat guna menindaklanjuti aturan tersebut.

Hal itu dikemukan oleh kadis perindag H. Manrancai Sally dalam keterangannya . “Menindaklanjuti Permendag RI nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan harga Eceran Tertinggi minyak Goreng Sawit yang mulai diberlakukan tanggal 1 Februari 2022, maka Disperindag kabupaten jeneponto bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jeneponto akan melaksanakan monitoring harga Minyak Goreng ” kata Manrancai

Menurutnya pemantauan ini berdasarkan petunjuk lisan dan tertulis bapak bupati H. Iksan Iskandar yang dengan cepat merespon fenomena pasar saat ini. Karena itu kami menyasar pada pasar- pasar rakyat seperti Pasar Induk Karisa dan Pasar riteell “Sesuai Permendag tersebut juga, maka monitoring dilaksanakan pada kamis, 3 Februari 2022 diawali dari Pasar Induk Karisa Pukul 08.30 ” jelas Manrancai

Di tempat yang sama Kabag Ekonomi Amiruddin Abbas menyampaikan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan harga minyak goreng baik di pasar rakyat maupun retail modern sudah sesuai dengan Permendag 06 tahun 2022 dan juga mengetahui kendala di lapangan dalam implementasi peraturan yang merinci harga eceran minyak goreng, mulai dari minyak goreng curah hingga kemasan premium tersebut. ” Sekaligus juga untuk memantau ketersediaan dan distribusi Minyak goreng di pasar rakyat,” pungkas Amiruddin

Seperti diketahui sebelumnya Kementerian Perdagangan telah menerbitkan aturan mengenai harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang akan berlaku mulai 1 Februari 2022.

Berdasarkan aturan tersebut, Kemendag juga merinci harga eceran minyak goreng, mulai dari minyak goreng curah hingga kemasan premium yang akan mulai berlaku 1 Februari 2022.

Untuk Harga minyak goreng curah dipatok Rp11.500 per liter, Harga minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan Harga minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.

Sebelum tanggal 1 Februari 2022, atau selama masa transisi, harga minyak goreng tetap berlaku satu harga, yakni Rp14 ribu per liter. “Hal tersebut dengan mempertimbangkan memberikan waktu untuk penyesuaian serta manajemen stok minyak goreng di tingkat pedagang hingga pengecer,” jelas Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Kamis (27/1/2022), sebagaimana dikutip dari kemendag.go.id

Turut hadir Kasatpol PP H. Nasuhang, Kadis Ketahanan Pangan Hartawan GS, sekretaris saharuddin, kepala Upt. Pasar Karisa dan beberapa pejabat terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi