Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin/doc. Istimewa.

Makassar, Karebaindonesia.id — Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin akan lebih berhati-hati dalam membuka kegiatan belajar di sekolah pada tahun akademik 2020-2021 di Kota Makassar.

Pj Walkot beranggapan bahwa kondisi saat ini belum normal dan sangat beresiko. Pasalnya, pandemi virus Corona (Covid-19) ini masih menjadi momok di tengah masyarakat.

“Anak-anak kita tidak boleh kita dekatkan ke risiko yang sangat bahaya. Biarlah kita yang dewasalah, mereka itu sangat beresiko,” kata Rudy di gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (04/08/2020).

Rudy mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pembukaan sekolah di tengah pandemi saat ini.

“Pemerintah pusat melakukan pencermatan yang jauh lebih komprehensif lebih dalam lagi demi kepentingan bangsa dan negara terkait dengan anak-anak kita,” tuturnya.

Dilansir dari Terkini.id, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, menyatakan sekolah di zona hijau boleh dibuka pada bulan Juli.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19.

51 thoughts on “Pj Walkot Tak Mau Ambil Risiko Terkait Belajar Langsung di Sekolah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Redaksi