Makassar, karebaindonesia.id – Keluarga besar Desa Lambara Harapan Kecamatan Burau Kabupaten Luwu timur memperingati Idul Adha(Idul Kurban) pada 20 Juli 2021/10 DZulhijjah 1442 Hijriah di lapangan terbuka dan mematuhi protokol kesehatan.

Adapun hewan kurban untuk tahun ini sapi sebanyak 21 ekor terkhusus di desa Lambara Harapan. Sementara itu Ustadz Safri sebagai ketua panitia kurban mengungkapkan kepada awak media, kurban di Lambara ini sudah 3 tahun berjalan.

“Untuk tahun ini paling banyak, dibanding tahun-tahun sebelumnya, beberapa tahun sebelumnya hewan kurban hanya 11 ekor dan tahun ini sebanyak 21 ekor,” tutur Ustaz Safri.

Lebih lanjut Ustadz Safri mengungkapkan kesyukurannya atas rutinnya masyarakat desa Lambara mengadakan kurban, harapan saya kedepan semoga idul kurban kedepan bisa berjalan terus menerus dan kedepan kami mengusahakan 30 hewan kurban.

Sementara itu Ustadz Abdul Rahim selaku tokoh masyarakat mengungkapkan tentang adab-adab menyembelih hewan kurban. Kata dia, adab-adabnya pertama berniat, kemudian alat penyembelian harus tajam, kemudian menghadap kiblat, dan hewan kurban tersebut tidak diperkenangkan untuk melihat alat penyembelian.

“Sementara itu untuk hewan kurban yang ingin disembelih dilihat dari segi usianya, jika sapi yang dikurbankan usianya sekitar 2 tahun sedangkan kambing 1 tahun,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *