(dok. Istimewa)

Makassar, Karebaindonesia.id — Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu fasilitas umum (fasum) di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (26/08/2020).

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Rachmat Taqwa mengatakan fasum yang terdaftar sebagai aset pemerintah kota (pemkot) itu kini telah dialih fungsikan.

“Sepengatahuan kami, tanah itu adalah fasum yang terdaftar di Pemkot Makassar dan kami tidak mau tau bagaimana peralihannya yang jelas sampai hari ini masih fasum,” kata Rahmat saat dihubungi melalui via telepon.

Rahmat ini menyebutkan bahwa lahan yang dulunya difungsikan sebagai taman kini telah berdiri ruko sebanyak 10 unit.

“Kami mengkonfirmasi ke Kabag Hukum katanya itu bangunan atas nama Anton,” ujar anggota legislator PPP.

Setelah dikonfimasi, Rahmat mengatakan pihak pengelola ruko mengaku jika fasum tersebut masih bergulir di pengadilan.

(dok. Istimewa)

“Dia (Anton) menyatakan ada keputusan kasasi yang membatalkan itu semua dan membatalkan permohonan penggugat jadi amarnya itu menolak keseluruhan. Kan Pemkot dalam hal ini turut tergugat, berarti putusan kasasi itu menguatkan bahwa aset itu tetap menjadi Fasum bagi Pemkot,” jelas Rahmat.

“Tapi sampai saat ini masih ada proses pembangunan yang berjalan di atasnya,” tambahnya.

Untuk itu, ia berharap fasum yang masih terdaftar sebagai aset pemkot itu segera ditindak lanjuti.

Sementara itu, untuk 42 fasum pemerintah kota Makassar yang masih belum jelas akan statusnya, maka itu juga merupakan tanggung jawabnya selaku wakil rakyat.

“Bukan hanya di Tello tapi seluruh yang digunakan pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab karena sekali lagi ada 42 fasum yang belum sampai hari ini tidak dikuasai oleh Pemkot,” pungkas Rahmat.

Selain Rahmat, dalam sidak tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD kota Makassar seperti, Syamsuddin Raga, Azwar dan Kasrudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *