Karebaindonesia.id – Pejabat (Pj) Walikota Makassar, Rudi Djamaludin mengaku pembatasan keluar masuk Kota Makassar cukup efektif menanggulangi jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diungkapkan selepas rapat Paripurna ketiga masa sidang ketiga tahun 2019/2020 DPRD di Gedung DPRD Kota Makassar pada Senin, (20/07/2020) sore tadi.

Dalam wawancara, Pj Walikota Makassar mengklaim telah berhasil dan membawa efek yang signifikan pada jumlah kasus positif Covid-19. “Sebelum pemberlakuan pembatasan keluar masuk Makassar, jumlah kasus positif Covid-19 selalu berada di angka seratus. Tapi pada saat pemberlakuannya yang sudah berjalan seminggu ini, jumlah kasus berkurang dan berada di bawah angka seratus.” Ujarnya.

Menurutnya pula, pemberlakuan surat keterengan bebas Covid-19 dan pelaksanaan Rapid Test di perbatasan dinilai efektif membatasi ruang gerak masyarakat yang masif di Kota Makassar. “Hampir masyarakat yang di-Rapid Test di perbatasan adalah non-reaktif. Itu membuktikan bahwa masyarakat yang keluar-masuk Makassar adalah orang-orang sehat dan terbebas dari virus Covid-19.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Pj Walikota Makassar mengupayakan langkah pembatasan keluar masuk Makassar bisa memperbaiki perekonomian Makassar yang sempat terganggu karena pandemi Covid-19.

“Untuk langkah bijaknya, pemerintah memberi pengecualian kepada pelaku pihak-pihak tertentu untuk imbangi antara kita berupaya menanggulangi Covid-19 dengan kita memgembalikan perekonomian masyarakat. Makanya dengan adanya pembatasan, kita bisa menyelesaikan dua persoalan ini secara efektif.” Simpulnya.

PJ Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin memberikan keterangan mengenai pembatasan akses keluar masuk Kota Makassar selepas rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Makassar (20/07/2020) sore tadi.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin menandatangani Perwali tentang penanganan virus Corona (Covid-19) dengan melakukan pembatasan aktivitas keluar masuk di Kota Makassar selama 14 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *