Sumber gambar: WhatsApp

Bulukumba, karebaindonesia.id – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng menerima peserta study tour dari Kelompok Sadar Wisata dari Provinsi Sulawesi Barat di aula Kantor Desa Darubiah, Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba Sabtu, (10/04/2021).

Study Tour Kelompok Sadar Wisata tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat Kegiatan Program Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Kemitraan Pariwisata dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang dengan komposisi peserta dari kelompok sadar wisata Kabupaten Majene dan Kabupaten Pasangkayu.

Kabarnya, study tour tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepariwisataan. Selain itu peserta study tour ini ingin belajar bagaimana cara mengembangkan potensi pariwisata dan bagaimana cara membangun kerjasama yang baik mulai dari masyarakat setempat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah.

Dra. Hj. Faridah, selaku Kepala Bidang Pengembangan kelembagaan dan Kemitraan Pariwisata yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba dan Kepala Desa Darubiah karena telah bersedia menerima rombongannya dalam kegiatan study tour ini.

“Kabupaten Bulukumba menjadi tempat pilihan study tour kami karena Kabupaten Bulukumba telah berhasil membangun dan mengembangkan potensi pariwisata yang ada dengan pengelolaan yang cukup baik,” tandas Dra. Hj. Faridah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pariwisata Sulawesi Barat karena telah memilih kabupaten Bulukumba sebagai tempat pelaksanaan study tour Kelompok Sadar Wisata.

Pada sesi sharing materi, Isma, salah satu peserta study tour kelompok sadar wisata menanyakan bagaimana kerjasama antar kepengurusan Pokdarwis berhasil dan bagaimana cara penanganan sampah yang ada.

Indiz (Ketua Pokdarwis Darubiah Tourism) menyampaikan bahwa kita harus merangkul semua kalangan dalam membangun potensi yang ada khususnya pemuda untuk diberikan pemahaman tentang pariwisata dan potensi yang kita miliki dan bagaimana cara mengelolanya. Selain itu pendampingan dari Dinas Pariwisata dan OPD terkait sangat dibutuhkan. Untuk penanganan sampah dilakukan pemilahan antara sampah plastic dan sampah kayu.

“Sampah plastik yang masih layak dijual dipisahkan dengan sampah plastik yang sudah rusak. untuk sampah kayu yang masih layak, kita olah menjadi kerajinan seperti gantungan kunci dan miniatur pinisi yang dapat dijadikan souvenir. Dan yang paling penting adalah mendirikan bank sampah desa sebagai bentuk penanganan sampah yang ada dalam desa,” tuturnya.

Peserta study tour kelompok sadar wisata tersebut juga mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada seperti Pantai Marumasa, Dego-dego na Bira, Pantai Panrang Luhu, dan Teras tanjung Bira.

Turut hadir juga pada agenda tersebut Kepala Bidang Pengembangan sumber Daya Pariwisata Dispar Bulukumba, Andi Ayu Cahyani, Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan Kepariwisataan Dispar Bulukumba, Andi Aryono, dan Sekretaris Desa Darubiah, Asnawan dan Ketua Bumdes Darubiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *