Vanessa Angel

Jakarta, karebaindonesia.id – Pada era milenial, selain serangan isu covid-19 yang mengganas, isu pelakor pun tak mau kalah. Salah satu yang menjadi korban pelakor, atris Vanessa Angel. Dia membeberkan bukti perselingkuhan suaminya dengan sang asisten.

Dalam unggahannya, atris yang sempat viral dengan sebutan 80 juta tersebut tampak takjub dengan kelakuan suaminya, Febri Ardiansyah, serta seorang wanita yang diketahui merupakan asisten pribadinya, bernama Mayang Sary.

Isi Chat Febri Ardiansyah dengan seorang wanita yang merupakan asisten pribadinya, bernama Mayang Sary.

Vanessa bahkan sempat meminta netizen yang melihat video tersebut untuk menilai apa yang dilakukan oleh suami serta asisten pribadinya di belakang.

“Lihat nih, kelakuannya si pelakor. Gilaaaaa, Pepet terus bos suami orang. Parah yee..” kata Vanessa sambil membuka isi percakapan antara Bibi dengan Mayang Sary.

Dalam percakapan tersebut, asisten pribadi Vanessa sempat terlihat mengirimkan sebuah foto pakaian kepada Bibi dan menanyakan pendapat terkait baju tersebut. Tak tanggung-tanggung, Bibi bahkan sempat menawari Mayang untuk membeli pakaian baru.

“Ini bagus gak mas?,” tanya Mayang.

“Iya bagus kok. Nanti kalo ada yang bagusan mas beliin ya,” jawab Bibi.

“Iya mas, baju ku udah mulai habis soalnya..,” lanjut Mayang.

Tak berhenti sampai di situ, Mayang juga sempat menawarkan untuk membuatkan sarapan untuk bapak satu anak tersebut. Sementara itu, Bibi juga sempat meminta untuk dipijiti kepalanya saat Vanessa tengah berada di kamar mandi.

Vanessa mengungkapkan, saat dirinya sedang berada di kamar mandi, terdengar jelas dari luar Mayang masuk dan menawari Febri sarapan.

“Pagi mas, udah bangun belem? Mau sarapan apa mas? Mas aku masakin atau pesen Gojek mas?,” tanya Mayang.

25 thoughts on “Tak Terima Diduakan, Vanessa Pamerkan Isi Chat Suami Minta Pijit”
  1. In the grand pattern of things you get an A for effort. Where exactly you confused everybody ended up being in your particulars. You know, they say, details make or break the argument.. And it couldn’t be more correct here. Having said that, allow me inform you precisely what did work. Your writing can be incredibly convincing and this is most likely the reason why I am taking the effort in order to comment. I do not make it a regular habit of doing that. Second, although I can certainly notice a leaps in reason you make, I am not necessarily confident of exactly how you appear to unite the details which in turn help to make the actual final result. For right now I shall subscribe to your point however hope in the future you link your dots better.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *