Makassar, Karebaindonesia.id — Dalam rangka mengelola efektivitas kerja sama dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan terkait peran dan tugas, serta menjembatani para pemangku kepentingan dalam menyuarakan pandangan, penilaian dan harapannya terhadap BPK.

BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan kegiatan Workshop dan Forum Komunikasi BPK dengan Media dan LSM yang dilakukan secara online melalui aplikasi zoom conference meeting, Jumat (25/09/2020).

Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Wahyu Priyono, S.E., M.M., Ak., CA, CSFA, membuka acara sekaligus memberi sambutan dan pemaparan terkait struktur organisasi, tugas, fungsi, serta kegiatan pemeriksaan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Sulawesi Selatan juga memaparkan opini entitas selama 3 tahun terakhir serta beberapa temuan hasil pemeriksaan yang signifikan.

Dalam acara workshop dan forum komunikasi kali ini juga disertai dengan launching Aplikasi E-Wako (Elektronik Wadah Komplain).

Sebagai wujud peningkatan mutu pelayanan dan mengoptimalkan penanganan pengaduan, BPK Perwakilan Sulawesi Selatan menyediakan akses bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan masyarakat melalui Aplikasi E-Wako.

“Semoga dengan hadirnya aplikasi dapat meningkatkan mutu pelayanan dan lebih praktis dalam penanganan pengaduan masyarakat,” ujar Wahyu Priyono.

Aplikasi ini merupakan sarana komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan kepada BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Melalui aplikasi ini masyarakat dapat memantau sejauh mana pengaduan yang disampaikannya telah ditindaklanjuti oleh BPK,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Humas dan TU. BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Wira Alamsyah menjelaskan secara teknis tata cara penggunaan aplikasi E-Wako.

Masyarakat cukup mengakses website ewakobpksulsel.id, kemudian registrasi dan lengkapi biodata. Setalah itu, kembali login untuk memasukkan email yang di daftar sebelumnya.

Kemudian, masyarakat sudah bisa mengakses dan menyampaikan aduannya di kolom aduan yang tertera.

Untuk proses pengaduan, Wira mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan secepat mungkin dan tidak akan melewati batas pengaduan yang tertera di undang-undang (selama 17 hari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *